Sejumlah Rumah Milik Warga di Kastela Tiba-Tiba Retak Bersamaan

Sejumlah Rumah Milik Warga di Kastela Tiba-Tiba Retak Bersamaan

Sejumlah rumah warga yang retak (Fot/Che)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Sejumlah bangunan rumah milik warga di RT 01 RW 001, Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara tiba-tiba mengalami keretakan di bagian dinding dan lantai bagunan secara bersamaan.

Warga setempat menduga bahwa keretakan yang terjadi pada dinding dan lantai rumah mereka itu disebabkan oleh getaran dari mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang beroperasi tak jauh dari pemukiman tersebut.

“Saya dan beberapa warga yang rumahnya mengalami hal yang sama menduga bahwa ini karena dampak getaran dari aktivitas PLTG yang berjarak 70 merter dari sini,” ungkap salah satu warga yang meminta namanya tidak dipublis, Rabu (25/10/23).

Warga tersebut juga menjelaskan, kejadian ini bukan kali pertama, dirinya mengaku jika sudah beberapa kali memperbaiki rumahnya yang retak dengan cara menampal tapi tetap sama terjadi retak kembali.

Hal ini berlangsung semenjak adanya aktivitas mesin PLTG berdaya 30 Mega Wat (MW) itu melakukan aktivitas pada 2018 silam hingga saat. Sebab sebelum mesin PLTG beroperasi rumah mereka tidak pernah mengalami kerusakan seperti ini.

“Sebelumnya torang pe rumah tara ada retakan bagini, tapi semenjak ada mesin ini, torang so berapa kali perbaiki retakan kaya deng yang ada sekarang,” jelasnya lagi.

Dirinya juga mengatakan bahwa getaran dirasakan cukup keras ketika pada malam hari disaat mereka mulai beristirahat. Hal ini juga dirasakan oleh semua tetangganya.

Sementara itu, Lurah Kastela, Lutfi Kadir mengaku bahwa dirinya pernah disambangi oleh warga yang mengeluhkan soal kondisi fisik rumah mereka yang diduga karena aktivitas PLTG itu.

“Warga pernah datang keluhkan kondisi fisik rumah mereka, lalu saya datangi langsung mengecek kondisi rumah mereka, memang saya temukan keretakan. Diantaranya rumah milik bapak Iwan, Mastura, Onco dan Laode,” katanya.

Bahkan setelah memeriksa rumah warga yang mengalami peristiwa tersebut dirinya langsung mendatangi pihak PLTG untuk menyampaikan kondisi yang dialami sebagian warganya itu. Namun hal itu dibantah dengan keras oleh pihak PLTG bahwa itu terjadi bukan dikarenakan getaran mesin. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!