TERNATE, PORTALMALUT.com – Proses penanganan keberatan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat dinyatakan selesai dan tuntas 100 persen. Langkah selanjutnya Pemerintah Kota Ternate akan fokus pada rehab rekonstruksi (membangun).
Demikian yang disampaikan oleh Ketua Posko Tanggap Darurat, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Ternate, Rizal Marsaoly usai memimpin rapat evaluasi tim tanggap darurat yang berlangsung di kantor Bappelitbangda Ternate, Jumat (23/10/26).
Kata Rizal, penanganan kebakaran di lokasi TPA hingga Kamis (kemarin), api di permukaan sudah 100 persen dipadamkan. Untuk itu, satu hari terakhir masa tanggap darurat ini tim gabungan berfokus melakukan pemadaman api pada area 11,7 hektar yang tersisa dari total lebih 31 hektar yang terbakar.
“Tim masih tetap melakukan penyisiran terhadap ruang atau celah yang berpotensi mengeluarkan api. Karena disana ada gas metana, dan harus membutuhkan penanganan khusus. Langkah selanjutnya, kita akan fokus pada masa rehab rekonstruksi, dalam rangka keberlanjutan pasca dicabutnya tanggap darurat,” jelasnya.
Rizal juga menambahkan, pada masa rehab rekonstruksi ini Pemerintah Kota Ternate akan berkolaborasi dengan Kementerian PU, Ditjen Cipta Karya, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Maluku Utara untuk membangun pola pengelolaan sampah di TPA Buku Deru-deru dengan menggunakan metode sanitary landfill.
“Karena selama ini pengelolaan sampah di TPA menggunakan open dumping. Jadi akan kita ubah ke metode sanitary landfill,” kata Rizal mengakhiri.
Sekedar diketahui, rapat evaluasi tim tanggap darurat Karhutala Kota Ternate ini dihadiri oleh BPBD, PUPR, DLH, Disperkim, Dinas Pertanian, Dinkes, Damkar, Camat Tebar, Lurah Sulamadaha dan Takome. Selain itu, ada juga dari instansi vertikal seperti Polres Ternate, Kodim 1501/Ternate, Basarnas, BPBPK Wilayah Malut, Dinas PUPR Malut dan Baznas Ternate. **













