Ratusan Peserta Pegiat Desa di Halsel Ikut Bimtek dari Kemendes

Ratusan Peserta Pegiat Desa di Halsel Ikut Bimtek dari Kemendes

Bimtek Pegiat Desa oleh Kemendes di Halsel (Fot/Chiko)

HALSEL, PORTALMALUT.com – Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  (Kemendes PDTT) Republik Indonesia kembali melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pegiat Desa tingkat kabupaten di Halmahera Selatan yang dipusatkan di Hotel Buana Lipu dan Hotel Jinisy, Selasa, (24/09/24).

Bimtek ini diikuti oleh seluruh pengiat desa di Kabupaten Halsel yang berjumlah ratusan orang. Kegiatan ini bertujuan untuk penguatan partisipasi pegiat desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa pada tahun anggaran 2024. Kegiatan ini dibagi menjadi 6 (enam) gelombang yang dimulai sejak 18-24 September.

Pada kesempatan itu, salah satu tim Monotoring dan Evaluasi Pegiat Desa dari Kemendes PDTT, Alfan  Khairul Ichwan menyampaikan harapkannya agar kegiatan Bimtek pegiat desa ini bisa bermanfaat sehingga para peserta mampu mengembangkan potensi desa dari sektor pariwisata, potensi perikanan, maupun pertanian.

Hal ini juga dipertegas oleh Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Halsel, Edi Udin mengatakan bahwa, kegiatan ini adalah bagian dari upaya untuk membantu dan memudahkan seluruh warga masyarakat untuk mengembangkan potensi kekayaan desa masing-masing.

“Kami berharap agar kegiatan ini mampu di iplementasikan serta  berkolaborasi untuk membantu pemerintah desa dalam membangun Halmahera Selatan melalui desa,” ucapnya.

Sementara itu, Pemda Halsel melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Maslan Hasan menyatakan bahwa, atas nama pemerintah daerah, pihaknya berharap kepada para pegiat desa yang baru saja selesai mengikuti Bimtek ini agar bisa menjadi agen sosial control pada pembangun desa di Halsel nanti.

“Nanti para penggiat desa ini bisa berinteraksi bersama masyarakat dan pemerintah desa serta BPD dalam merencanakan sebuah desa yang unggul dan mandiri, sebab desa memliki porsi tersendiri untuk di kelolah oleh desa,” katanya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!