HALSEL, PORTALMALUT.com – Janji Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara untuk melakukan ON The Spot ke Perusahan PT Intim Mining Sentosa (IMS) yang beroperasi di Desa Bobo dan Fluk Kecamatan Obi Selatan tak kunjung dilakukan.
Padahal keputusan untuk melakukan on the spot ke Desa Bobo dan Fluk itu telah di sepakati bersama pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat dua desa tersebut dengan PT IMS pada pertengahan Februari lalu.
Meski begitu, Ketua DPRD Halsel, Salma Samad masih bersikeras bahwa DPRD akan tetap melaksanakan kunjungan ke lokasi yang dimaksud, sebab agenda tersebut sudah menjadi keputusan pada saat RDP.
“Kami akan tetap tindak lanjuti apa yang menjadi keputusan kemarin. Kami juga telah menyampaikan ke Komisi untuk menyelesaikan konflik tapal batas Desa Fluk dan Bobo terlebih dahulu sebelum lakukan on the spot ke wilayah tambang itu,” ucap Salma kepada portalmalut.com Selasa (15/04/25).
Baca Juga: Pekan Depan DPRD Halsel Tinjau Langsung Lokasi PT IMS di Obi
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menambahkan bahwa, tidak hanya persoalan yang di Pulau Obi tetapi polemik di Desa Yaba Kecamatan Bacan Barat Utara juga menjadi perhatian DPRD untuk memastikan setiap pengaduan masyarakat itu benar atau tidak.
Terpisah, Pelaksana Eksternal PT IMS, Irwan mengatakan, hingga saat ini PT IMS selalu siap, apabila diminta untuk terlibat dalam kunjungan pemerintah daerah atau DPRD secara kelembagaan dalam memastikan isu-isu yang berkembang pada saat perusahaan melakukan eksplorasi berjalan.
“Kami tetap siap saja, kapanpun ketika diminta untuk bersama-sama turun ke lapangan untuk memastikan semua masalah, dari tapal batas hingga isu-isu penolakan terhadap kami yang berkembang di Desa Fluk maupun Bobo,” jelasnya. **













