HALSEL, PORTALMALUT.com — Warga Desa Tawa, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara menyampaikan kekecewaan mereka terhadap kinerja Kepala Desa, Bahtiar H. Hakim yang dinilai lebih sering berada di Labuha daripada menjalankan tugasnya di desa.
Salah satu warga berinisial HA mengungkapkan bahwa, Kades hampir tak pernah terlihat memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Dia lebih banyak berkeliaran di ibu kota kabupaten. Urus apa? Kami pun tidak tahu. Yang jelas, desa seolah ditinggal tanpa arah,” kata HA, Rabu (06/08/25).
Padahal, sesuai pakta integritas yang diteken bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), kepala desa tidak diperkenankan meninggalkan desa lebih dari 10 hari tanpa izin resmi dari camat. Namun, fakta di Desa Tawa, Kades Bahtiar hanya muncul saat apel Senin, lalu kembali menghilang hingga berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.
Masyarakat pun menilai DPMD seolah tutup mata. “Jangan sampai instansi pembina desa ikut bermain mata. Kalau tidak ada tindakan, berarti DPMD juga tidak serius jalankan pengawasan,” kata warga lainnya dengan nada geram.
Untuk itu, warga mendesak DPMD segera mengevaluasi dan memberikan sanksi tegas kepada Bahtiar H. Hakim. Warga menilai, keberadaannya di Labuha justru lebih condong pada gaya hidup senang-senang ketimbang urus kepentingan rakyat.
“Kami butuh pemimpin desa yang hadir, bukan yang hanya datang saat apel lalu menghilang. DPMD harus bersikap!,” tegas warga.
Sementara itu, Kepala Desa Tawa, Bahtiar H. Hakim belum menanggapi upaya konfirmasi yang dilakukan wartwan hingga berita ini diterbitkan. **













