TERNATE, PORTALMALUT.com – Sebanyak 626 mahasiswa di Institut Agama Islam Negri (IAIN) Ternate akan menjalani wisuda sarjana dan pascasarjana XIV tahun akademik 2024-2025, pada besok (30/09).
Ketua panitia wusida IAIN Ternate tahun 2025, Adnan Mahmud menyampaikan, terkait prosesi persiapan dan pelaksanaan agenda wisuda, semuanya telah rampung dan juga telah dilakukan gladi, untuk itu dirinya berharap semuanya akan berjalan lancar.
Adnan juga menghimbau agar semua peserta wisuda datang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Sebab, akan di laksanakan wisuda, prosesi rapat senat akan di mulai pada pukul 08:30 WIT.
“Maka dari itu, saya menghimbau kepada teman-teman wisudawan agar di Jam 08:00 WIT, semua sudah harus berada di dalam ruangan, karena pintu sudah akan di clos (tutup), untuk persiapan anggota senat dan para rektor untuk memasuki auditorium,” jelas Adnan, Senin (29/08/25).
“Dengan banyaknya orang, tentu hiruk riu sedikit di hindari karena akan menganggu kenyamanan, maka para peserta dihimbau pada pukul 07:30 semua nya sudah harus steril dan paling telat jam 08:00 semua berada di dalam ruangan, dan pintu akan segera di kunci, kemudian di laporkan ke anggota senat untuk segera memasuki ruangan auditorium,” sambungnya.
Lanjut Adnan menambahkan, dengan jumlah peserta sebanyak 626, maka sesuai arahan Rektor IAIN Ternate pelaksanaannya tidak bisa masuk pada waktu Dzuhur, agenda pelaksanaan wisuda sudah harus mulai dan berkahir sebelum sholat Dzuhur.
“Arahan dari rektor memang moment penting dan kami ingin di nikmati moment ini secara baik,” jelasnya.
Adnan juga menambahkan bahwa wisudawan dan wisudawati terbagi dalam 4 Fakultas dan paska sarjana, yakni Fakultas Tarabia dan Ilmu Keguruan sebanyak 229 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 202 peserta, dan Fakultas Syariah 77 peserta, Fakultas Ushuluddin Adap dan Dakwa 63 peserta, serta 55Â mahasiswa paska sarjana.
“Yang membangga kami adalah dari 626 masahasiswa yang wisuda, ada 3 mahasasiwa non muslim. Karena memang Perguruan Tinggi Keagamaan Islam ini tidak menutup diri menerima mahasiwa yang tidak hanya muslimin-musliman, karena IAIN juga memiliki Prodi umum seperti Biologi, Ekonomi, Bisnis, dan Matematika, itu berarti IAIN sangat terbuka. IAIN adalah milik negara, milik bangsa milik umat, dan milik rakyat Indonesia, maka siapapun bisa memasukan anak-anaknya di IAIN,” jelasnya.
Adnan juga berharap agar pendamping wisudawan dapat menyelesaikan dengan kondisi lokasi, sebeb lokasi kampus tidak memungkinkan untuk menampung kendaraan, maka harus dipahami.
“Kami menyediakan tenda untuk wisudaaan namun terbatas, kami memahami karena ini moment penting sehingga para kelurga juga pasti ikut, tidak ada masalah, terpenting dari anak-anaknya memberikan arahan untuk mencari tempat seperti di pojok -pojok kamus, dan menikmati inilah suasana kampus, karena kami memfasilitasi tinggal menyesuaikan supaya lancar, dan jangan ada kemacetan,” tutupnya. **













