Damkar Ternate Semakin Diandalkan, Terbanyak Tangani Kasus Non Kebakaran

Damkar Ternate Semakin Diandalkan, Terbanyak Tangani Kasus Non Kebakaran

Tim Damkar Ternate saat mengevakuasi seekor di Maliaro (Dok/Dmkr)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate telah mencatat data penanganan kasus yang ditangani sepanjang tahun 2025 sebanyak 99 kasus, baik kebakaran maupun non kebakaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Damkar Kota Ternate, Naim Safar menyampaikan bahwa, pihaknya mencatat ada sebanyak 36 kasus kebakaran yang di tangani. Dari 36 kasus kebakaran yang ditangani ini penyebabnya beragam, ada arus pendek listrik (korsleting), ledakan kompor dan tabung gas.

Terkait penyebab kasus kebakaran yang terjadi, pihaknya minta kepada masyarakat agar menjadi  perhatian sehingga kejadian atau kelalaian semacam itu bisa diantisipasi.

“Penanganan kebakaran pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebanyak 36 kasus, tahun 2024 hanya 23 kasus,” jelas Naim kepada media ini, Kamis (08/01/26).

Lanjut Naim menjelaskan, selain menangani kasus kebakaran, Damkar Ternate juga tercatat menangani 63 kasus non kebakaran, berupa evakuasi orang sakit, evakuasi hewan sebagainya. Menurutnya, permintaan bantuan evakuasi yang cukup tinggi dan bahkan hampir setiap hari ada.

“Kalau untuk kasus non kebakaran seperti, evakuasi ular, sarang lebah atau tawon, buaya, lepaskan cincin dari jari, kemudian evakuasi orang sakit untuk dibawa ke rumah sakit umum,” jelasnya.

Dengan meningkatnya penanganan kasus non kebakaran ini menandakan masyarakat kini semakin mengandalkan tim Damkar, tidak hanya saat kebakaran namun dalam menangani berbagai situasi darurat di wilayah Kota Ternate.

Untuk lanjut Naim, pihaknya akan terus meningkatkan kecepatan respon jika masyarakat meminta bantuan. Selain itu, sistem komunikasi darurat akan lebih perkuat agar setiap laporan secepatnya ditindaklanjuti.

Untuk menekan angka kasus kebakaran di Kota Ternate, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi di tiap kelurahan, dan pelatihan penanganan kasus. Hal ini tidak terlepas dari komitmen Damkar Ternate untuk pelayanan bersifat dadurat.

“Sementara di tahun 2026 ini baru 2 kasus, yaitu kasus kebakaran kontainer di Pelabuhan A. Yani, dan kasus non kebakaran yakni evakuasi ular di Kelurahan Maliaro,” jelasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!