Buat Wadah Aspirasi hingga Angkat Budaya Lokal, Osis SMAN 5 Tikep Ciptakan Perubahan di Sekolah

Buat Wadah Aspirasi hingga Angkat Budaya Lokal, Osis SMAN 5 Tikep Ciptakan Perubahan di Sekolah

Suasana interaktif Leadership Camp 2026 di SMAN 5 Tidore Kepulauan, Sabtu (3/10)

SOFIFI, PORTALMALUT.com – Pengurus baru OSIS SMAN 5 Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Provinsi Maluku Utara (Malut) mencetuskan berbagai program kerja inovatif usai merampungkan Leadership Camp 2026, Sabtu (03/10). Inovasi yang digagas 55 siswa pengurus OSIS periode 2026/2027 ini berfokus pada penguatan budaya positif sekolah, mulai dari pembentukan Sistem Pengaduan Siswa, kegiatan Religious Day, hingga School Production yang mengangkat cerita rakyat lokal.

Pelatihan kepemimpinan yang dilakukan selama dua hari mulai dari tanggal 2 hingga 3 Oktober 2026 ini diselenggarakan di lingkungan SMAN 5 Tidore Kepulauan sebagai bagian dari Lighthouse School Program (LSP), kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dalam meningkatkan kualitas calon pemimpin Maluku Utara.

Melalui tema “Lead With Heart“, para pengurus OSIS ditempa lima nilai utama diantaranya kejujuran, empati, akuntabilitas, ketangguhan, dan kerja sama (Honesty, Empathy, Accountability, Resilience, Teamwork). Selain membekali siswa dalam merumuskan program OSIS, leadership camp ini juga melatih mereka membangun citra diri melalui portofolio yang menampilkan potensi, prestasi, dan pengalaman kepemimpinan sebagai bekal untuk meraih beasiswa di perguruan tinggi.

Siswa SMAN 5 Tidore Kepulauan melatih kerja sama dan komunikasi tim melalui permainan leadership games saat Leadership Camp 2026 di sekolah, Sabtu (3/10)

Sekretaris 1 OSIS SMAN 5 Tidore Kepulauan, Ardila Usman, mengatakan kegiatan ini memberi kesan mendalam bagi pengurus baru. “Leadership Camp kemarin menurut saya menjadi salah satu pengalaman yang cukup berkesan. Banyak hal yang saya dapatkan, bukan hanya tentang kepemimpinan, tetapi juga tentang bagaimana bekerja sama, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab dalam sebuah tim,” ungkapnya.

“Kegiatannya juga membuat kami yang sebelumnya belum terlalu dekat jadi lebih mengenal satu sama lain dan membangun kekompakan sebagai satu organisasi,” sambung Ardila mengakhiri.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Tidore Kepulauan, Sofia M.T. Marsaoly, S.Pd., turut mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan pelatihan tersebut.

“Leadership camp 2026 dengan tema Lead with Heart sangat menginspirasi pembentukan karakter kepemimpinan siswa untuk memimpin dengan sepenuh hati dan membangun budaya positif sekolah,” tuturnya.

Melalui sinergi ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Putera Sampoerna Foundation membuktikan bahwa peningkatan mutu pendidikan daerah tidak hanya berfokus pada pembenahan fasilitas, tetapi juga pada pencetakan generasi muda yang berkarakter, kritis, serta siap membawa perubahan nyata bagi sekolah dan lingkungannya. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!