Dispersip Ternate Gelar Bimtek Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal dan Literasi Informasi

Dispersip Ternate Gelar Bimtek Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal dan Literasi Informasi


TERNATE, PORTALMALUT.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kota Ternate menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal dengan tema “Mengangkat Budaya Lokal Melalui Karya Tulis yang Kreatif, Inspiratif, dan Edukatif” yang diikuti oleh 50 peserta dari unsur pustakawan, pegiat literasi, pelajar/mahasiswa, dan masyarakat umum.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Bimtek Literasi Informasi untuk Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi dengan tema “Cakap Informasi, Cerdas Bermedia: Penguatan Peran Pustakawan Guru dan Pegiat Literasi” yang diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari Pustakawan 50 orang, Guru 50 orang, dan Pegiat Literasi 50 orang.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (14-15 Oktober) ini dibuka langsung oleh Bunda Literasi Kota Ternate, Marliza M. Tauhid yang diwakili oleh Ketua Bidang II, TP-PKK Kota Ternate, Hasmiati Rizal Marsaoly. Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kota Ternate menyampaikan, Bimtek Kepenulisan penting, sebab belajar menulis bisa berdampak terhadap literasi yang lebih memiliki makna.

“Karena menulis, kita didukung oleh mencari, memilih, memilah, mengolah, dan mengevaluasi, serta menggunakan informasi yang secara baik dan benar,” kata Bunda Literasi Kota Ternate dalam sambutannya yang dibacakan oleh Hasmiati Rizal, Rabu (14/10/26).

Menurutnya, dua agenda tersebut yakni, Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, dan Bimtek Literasi Informasi Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi ini memiliki keterkaitan yang sangat erat dan saling melengkapi.

“Kita mengetahui informasi-informasi atau apapun itu, tetapi kalau tidak dituangkan dalam tulisan, maka itu hanyalah informasi, dan itu tidak bisa di wariskan untuk orang lain untuk dimanfaatkan dan digunakan. Tidak bisa diwariskan ke generasi selanjutnya,” jelasnya.

Pihaknya berharap kegiatan seperti ini agar terus dilaksanakan. Mengingat para peserta yang hanya dibatasi 50 orang, sementara ada anak-anak di luar sana yang juga ingin mengikuti Bimtek, bagaimna cara menulis dengan baik, membaca dengan baik. Untuk itu, harapnya kegiatan semacam ini harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dispersip Daerah Kota Ternate, Safia M Nur dalam sambutanya mengatakan bahwa,  Bimtek Kepenulisan Konten Budaya Lokal dan Bimtek Literasi Informasi Untuk Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi yang digelar ini merupakan kebutuhan untuk mendokumentasikan kearifan lokal, sekaligus membekali penggerak literasi dengan kemampuan mengelola, menyaring dan menyebarkan informasi secara valid di tengah arus digital.

Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan penerapan dari amanat Undang-Undang Nomor: 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan mengatur fungsi sebagai pusat sumber belajar, informasi, dan meningkatkan budaya baca masyarakat. Olehnya itu kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan dukungan dana APBN Tahun 2026 melalui DAU (Non Fisik), Perpustakaan Nasional pada Satuan Kerja Dispersip Kota Ternate.

“Maksud dan tujuan Bimtek ini adalah untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola kekayaan tradisi daerah, menjadi karya tulis, dan membekali kemampuan pengelolaan birokrasi, serta memanfaatkan informasi secara baik,” tegasnya mengakhiri.

Untuk diketahui, Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal akan berlangsung pada tiga tahap, tahap I, pelaksanaan bimbingan teknis, tahap II, pelaksanaan publikasi dan penjaringan naskah, serta tahap III, proses pembukuan dan penerbitan. Sementara untuk Bimtek Literasi Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi akan dilaksanakan selama dua hari. Di hari pertama pesertanya para guru dan pustakawan, dan di hari kedua untuk para pegiat literasi. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!