TERNATE, PORTALMALUT.com – Lebih dari 34 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang mencapai 349 peserta hadiri kegiatan Forum Komunikasi FKIP se-Indonesia Tahun 2023. Para peserta forum ini nantinya akan membahas mengenai seputaran dunia pendidikan yang rencananya akan berlangsung selama tiga hari kedepan (6-8 Juli 2023) yang berlangsung di Gamalama Ballrom, Sahid Bela Hotel Ternate, Kamis (06/07/23).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekertaris Dearah Provinsi Malut, Drs. Samsuddin A. Kadir, M.Si, ditandai dengan pemukulan tifa. Dalam sambutanya mengatakan, Pendidikan memegang peran strategis dalam usaha untuk menciptakan pembangunan yang lebih baik dan berbudaya. Dalam rangka mencetak tenaga pendidik yang berkualitas, FKIP harus menyiapkan berbagai hal mulai dari arah kebijakan, kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran sampai dengan menyediakan fasilitas sarana prasarana yang memadai.
Sebagai wadah perhimpunan Pimpinan FKIP Negeri se-Indonesia, forum ini juga adalah sarana komunikasi dan koordinasi pimpinan FKIP dalam menyusun Rekomendasi atas penyelenggaraan Pendidikan Guru. Forum ini juga adalah mitra bagi Asosiasi Profesi Guru untuk memberikan rekomendasi terhadap penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru dan menjamin Standarisasi penyelenggaraan Pendidikan Guru dan Pendidikan Profesi Guru. Forum ini bukan hanya sarana silaturrahim tapi juga sebagai momentum yang tepat untuk membahas isu-isu penting terkait permasalahan pendidikan di negara ini, serta strategi dan langkah solusinya.
“Harapan kita bersama bahwa melalui momentum silaturrahim hari ini sinergitas itu dapat diwujudkan, sebab semua pimpinan FKIP yang hadir di forum ini dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan serta langkah langkah strategis yang sudah pernah dilakukan untuk menyelesaikan persoalan di institusi masing-masing,” jelasnya.
“Kami menyadari belum banyak yang bisa kami berikan, tapi Pemerintah Maluku Utara akan selalu hadir untuk mendukung sepenuhnya setiap program yang berimplikasi pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Daerah ini,” sambung Sekda.
Mantan Pj Bupati Morotai itu juga menjelaskan, sesuai visi misi pemerintah pada poin pertama adalah Membangun SDM yang sehat, cerdas dan berbudaya. Kesiapan SDM yang cerdas, terdidik, terampil dan berdaya saing tinggi, diharapkan mampu berkarya dan berpartisipasi dalam proses dan percepatan pembangunan di berbagai bidang di Maluku Utara.
Sementara itu, Ketua Forum Pimpinan FKIP Se-Indonesia, Prof.Dr.Mahdum, M.Pd, dalam sambutannya menyampikan, bahwa forum ini akan membicarakan tentang kebijakan-kebijakan pendidikan di Indonesia yang terfokus pada pendidikan profesi guru, karena di indonesia ini masalah kekurangan guru telah menjadi PR bagi kementrian dan daerah terpencil.
“Oleh karena itu dalam kegiatan ini kami akan dibahas tentang hap-hal yang berhubungan dengan kebijakan profesi guru, baik guru dalam jabatan maupun pra jabatan,” katanya.
Lanjut, Forum ini merupakan wadah bagi pimpinam FKIP se Indoneisa yang nantinya akan memberikan rekomendasi serta ide-ide kepada pemerintah mengenai kemajuan pendidikan di Indonesia. Menurutnya Forkom sudah melaksanakan NBKM, dan sampai saat ini sudah terlaksana sebanyak empat periode, pada periode yang pertama samapi periode yang ke empat sudah diikut oleh 19 FKIP Negeri se Indonesia, dengan total 59 persen.
“Pada bis yang pertama dengan jumlah mata kuliah yang diikuti dalam forkom ini sebanyak 622 mata kuliah, sementara jumlah peserta mahasiawa pada bis pertama yang mengikuti NBKM yakni 902 orang, sedangkan bis kedua sebanyak 1081 orang, bis yang ketiga 326 orang, serta bis yang keempat berjumlah 657 orang,” ungkapnya. (PortalMalut)













