Direktur Minerba Gelar Rakorda Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis di Malut

Direktur Minerba Gelar Rakorda Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis di Malut

Direktur Hirilisasi Minerba, Kementerian Investasi/BKPM RI, Hasyim melakukan sesi foto bersama dengan peserta Rakorda

PORTALMALUT.com – Dalam rangka pemenuhan investasi di sektor hirilisasi untuk pertumbuhan ekonomi nasional, Deputi Hirilisasi Investasi Strategis, Kementerian Investasi/BKPM RI melalui Direktur Hirilisasi Mineral dan Batu Bara (Minerba) melakukan kunjungan lapangan sekaligus melaksanakan Kegiatan Rakorda Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis di Bidang Hilirisasi dengan Pemerintah Daerah, Para Pelaku Usaha dan Asosiasi di Maluku Utara, bertempat di Sahid Bela Hotel, Ternate, Kamis (03/08/23).

Dalam sambutanya Direktur Hirilisasi Minerba, Kementerian Investasi/BKPM RI, Hasyim dalam sambutanya mengungkapkan, sebagai lembaga pemerintah yang berperan mengkoordinasikan penanaman modal di Indonesia, berkepentingan mendorong pengembangan proyek investasi yang sifatnya strategis di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan yang berdaya saing.

“Tahun 2023 ini BKPM sedang melaksanakan kegiatan Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis yang dilaksanakan oleh Kementerian Investasi/ BKPM bekerja sama dengan PT. Ciriajasa Engineering Consultant (CEC),” katanya.

Kegiatan Rakorda Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis di Bidang Hilirisasi dengan Pemerintah Daerah dan Para Pelaku Usaha dan Asosiasi di daerah, merupakan agenda lanjutan dari serangkaian kegiatan Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis Tahun Anggaran 2023, yang sebelumnya telah di laksanakan FGD bersama Kementerian dan Lembaga terkait, serta Asosiasi dan Pelaku Industri sebagai bahan analisis awal guna mensinergikan dengan rencana hilirisasi strategis pada Kementerian dan Lembaga terkait.

“Rapat Koordinasi Daerah diselenggarakan pada hari ini bermaksud untuk menyampaikan rencana Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis kepada Stakeholder Daerah guna penajaman data dan informasi terkait potensi sumberdaya, perkembangan industri hulu maupun industri hilir pada sektor Nikel-Cobalt yang sedang kami lakukan pengkajiannya,” ungkap Hasyim.

Menurutnya, PT. Ciriajasa Engineering Consultant (CEC) telah melakukan analisa awal terhadap beberapa komoditas/ekosistem serta produk turunannya yang berpotensi untuk dikaji lebih mendalam, dalam penyusunan peta jalan hilirisasi investasi strategis sampai dengan 20 tahun ke depan. Sebagai tindak lanjut hasil analisa awal tersebut, pihaknya masih memerlukan pengkayaan informasi dan data baik melalui paparan maupun diskusi bersama Pemerintah Daerah, Asosiasi dan Pelaku Usaha lokal.

“Oleh karena itu melalui Rakorda pada hari ini, kami berharap mendapatkan informasi dan data terkait dengan potensi sumber daya komoditas/ekosistem, perkembangan industri pengolahan komoditi hulu maupun industri pengolahan komoditi hilir, serta rencana pengembangan tata ruang wilayah di daerah,” jelasnya.

“Kami berharap hasil dari penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis ini nantinya tidak hanya berguna bagi Pemerintahan di Pusat, namun juga berguna dan dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah, Asosiasi dan Pelaku Usaha lokal dalam mengembangkan investasi di masa mendatang,” sambung Hasyim mengakhiri. (PortalMalut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!