TERNATE, PORTALMALUT.com – Setelah resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara (Malut) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Malut, Dr. Muhammad Kasuba dan Basri Salama (MK- BISA) berkomitmen akan mengembalikan program Beasiswa Moloku Kie Raha yang saat ini mandek, jika terpilih nanti.
Muhammad Kasuba yang juga mantan bupati Halsel dua periode itu mengatakan bahwa program beasiswa Moloku Kie Raha ini sempat diterapkan selama 6 tahun sejak tahun 2014 hingga 2019 namun kemudian terhenti hingga saat ini.
Tokoh suku Tobelo Galela (Togale) itu mengaku bahwa kebijakan Beasiswa Moloku Kie Raha adalah bagian dari gagasannya yang disepakati bersama dengan para rektor dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Maluku Utara.
Meski program ini sudah terhenti, namun selama penerapan kebijakan itu diberlakukan, ternyata berhasil menghasilkan ribuan lulusan Sarjana S1, ratusan Magister (S2) dan puluhan Doktor (S3).
Ayah kandung Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba itu juga menambahkan bahwa program beasiswa ini telah banyak membantu Perguruan Tinggi di Maluku Utara, khususnya Swasta PTS.
“Dimana mereka. menjadi lebih mandiri, terutama karena banyak dosen yang berhasil meraih gelar doktor melalui program beasiswa ini,” ungkap Muhammad Kasuba, Senin (02/09/24).
Ketua BPW Indonesia Timur DPP PKS juga itu mengaku bakalan konsisten dalam pelaksanaan program beasiswa tersebut. Menurutnya hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Maluku Utara.
“Jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, pasangan MK-BISA dengan keremdahan hati melanjutkan kembali program Beasiswa Moloku Kie Raha, lima tahun ke depan,” tegas MK. **













