TERNATE, PORTALMALUT.com – Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos didesak untuk segara mencopot Ahmad Purbaya dari jabatan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Malut karena dinilai telah menjadi biang dari masalah pengelolaan keuangan di Pemprov Malut yang selama ini terjadi.
Desakan ini disampaikan oleh Ketua Pemuda Solidaritas Merah Putih (PSMP) Maluku Utara, Mudasir Ishak yang dengan tegas mengatakan bahwa, Ahmad Purbaya layak dievaluasi, sebab menejemen Keuangan Pemprov Malut yang selama ini amburadul adalah ulah dari Ahmad Purbaya selaku kepala BPKAD.
“Dasar evaluasinya jelas, bahwa manejemen pengelolaan keuangan daerah sangat amburadul pada periode pemerintahan sebelumnya, dan yang bersangkutan (Ahmad Purbaya) juga intens diperiksa KPK RI dalam sejumlah kasus kejahatan korupsi yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor,” tegas Mudasir, Kamis (06/03/24).
Mudasir yang juga Ketua Harian Persatuan Alumni GMNI Maluku Utara ini juga menjelaskan bahwa, untuk mengikhtiarkan agar tidak terjadi lagi menejemen keuangan daerah yang buruk berkelanjutan maka Ahmad Purbaya sudah seharusnya dicopot dari jabatannya.
“Ahmad Purbaya tidak pantas di pertahankan, karena selain sudah terlalu lama pimpin BPKAD, manajemen pengelolaan keuangan daerah ikhtiarnya tidak tertib dan menjadi bencana berkelanjutan oleh lembaga penegak hukum dalam hal ini KPK RI,” ucap Bung Daca sapaan akrab Mudasir. **













