KNPI Malut Apresiasi Program Mudik Bersubsidi Gubernur Sherly

KNPI Malut Apresiasi Program Mudik Bersubsidi Gubernur Sherly

Ketua DPD KNPI Malut, Ajis Agus Banapon (Fot/Ist)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara (Malut) memberikan apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Malut tentang mudik bersubsidi 50 persen oleh Gubernur Sherly Laos.

“Karena untuk di daerah Maluku Utara, penurunan harga tiket ini sangat memberikan dampak yang luar biasa terutama bagi warga di daerah yang jangkauannya melalui kapal laut,” ungkap Ketua DPD KNPI  Malut, Ajis Agus Banapon, Jumat (21/03/25).

Menurutnya, kebijakan penurunan harga tiket kapal 50 persen bersubsidi yang ditanggung oleh Pemprov Malut sangat berdampak positif bagi warga masyarakat di Maluku Utara pada umumnya. Sebab, wilayah Maluku Utara berbasis kepulauan, sehingga moda transportasi laut menjadi hal sangat urgen.

“Seperti di Pulau Talibau, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Halmahera Selatan, kapal laut menjadi moda transportasi umum yang sangat di butuhkan oleh masyarakat, terutama teman-teman mahasiswa. Oleh sebab itu penurunan harga tersebut sangat memberikan dampak positif,” jelasnya.

Lanjut Ajis, pelayanan transportasi bersubsidi ini menjadi penting untuk diperhatikan, karena akan berdampak pada harga bahan pokok dan barang-barang lainnya.

Mudik bersubsidi 50 persen adalah bagian dari program 100 hari kerja pemerintahan Sherly-Sarbin yang secara resmi dibuka pada Rabu (19/03/25) lalu di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate oleh Wakil Gubernur Sarbin Sehe dengan rute kapal Ternate-Kepulauan Sula-Pulau Taliabu.

Pada kesempatan itu Wagub Sarbin menjelaskan bahwa, subsidi 50 persen ini bertujuan untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat yang akan mudik dengan adanya subsidi tersebut. Misalnya tiket dari Ternate ke Taliabu yang harganya Rp, 500 ribu, kini dapat dibeli dengan harga Rp, 250 ribu.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini. Tahun ini, subsidi 50 persen baru diberikan untuk jalur laut, sementara untuk jalur darat hanya tersedia pada rute Sofifi–Halmahera Utara dan diperuntukkan khusus bagi mahasiswa,” kata Wagub Sarbin. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!