Festival Literasi oleh Dispersip Kota Ternate Resmi Ditutup

Festival Literasi oleh Dispersip Kota Ternate Resmi Ditutup

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate, Safia M. Nur saat bersama pemenang lomba (Fot/Agus)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Festival Literasi Kota Ternate tahun 2025 yang bertajuk “Festival Literasi Menuju Generasi Emas dan Berbudaya” yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kota Ternate resmi ditutup. Festival yang dimulai pada 8-10 Desember itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Ternate (HAJAT) yang ke-775.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate, Safia M. Nur kepada media ini menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini Dispersip menghadirkan sebanyak 20 stand yang berpartisipasi pada festival literasi tahun ini, di antaranya ada dari UMKM, dan Perpustakaan-perpustakaan Kelurahan, serta dari Organisasi Masyarakat.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate berharap festival literasi meski telah berakhir, namun kegiatan semacam ini tidak harus berhenti sampai di situ, dan harus bisa berkelanjutan, serta lebih ditingkatkan lagi.

“Kegiatan literasi seperti konten yang tadi baru kita buat pada tingkat perpustakaan, seperti promosi perpustakaan. Dan ke depan kita adakan lagi. Mungkin ke depan kegiatan-kegiatan itu yang dapat meningkatkan literasi yang ada di Kota Ternate,” kata Safia saat ditemui di lokasi kegiatan, Benteng Orange, Rabu (10/12/25).

Lanjut, Safia juga menjelaskan bahwa, dalam festival literasi tersebut peserta lomba mulai deri tingkat SD, SMP, SMA/SMK, dan juga Mahasiswa. Harapannya dengan kegiatan seperti ini bisa mendorong serta meningkatkan literasi yang ada di Kota Ternate.

Lanjut Safia juga menjelaskan, dalam cerita rakyat (literasi budaya) Kota Ternate sendiri terbilang masi minim dibandingkan dengan daerah lain. Olehnya itu pihaknya berupaya agar Kota Ternate bisa mewakili Maluku Utara masuk di tingkat nasional. Bahkan kegiatan-kegiatan literasi seperti ini akan kembali digelar di tahun depan 2026 dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Untuk konten itu kita harus ikut pada tingkat nasional, tetapi kita terlambat. Muda-mudahan di tahun 2026 kita Kota Ternate bisa mewakili Maluku Utara di ajang nasional,” sambung Safia mengakhiri. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!