HALSEL, PORTALMALUT.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar sosialisasi dan deklarasi Pemilu Damai yang berlangsung di Gereja Sidang-sidang Jemaat Allah (GSJA) Kasih Karunia Sayoang, Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Minggu (13/10/24).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Halsel, AKBP. Hendra Gunawan, Kepala Kejaksaan Negeri Halsel, Ahmad Patoni, Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 1509/Labuha, Lettu Inf. Bambang Swarjana, dan Koordinator Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Sumitro Muhammadia.
Sosialisasi dan deklarasi Pemilu Damai ini adalah bagian dari upaya meminimalisir potensi kecurangan serta konflik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halmahera Selatan pada 27 November 2024 nanti.
Ketua Bawaslu Halmahera Selatan, Rais Kahar, dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menciptakan Pemilu yang damai dan bebas konflik di wilayah Halsel.
Rais juga menegaskan bahwa, deklarasi ini bukan sekadar acara seremoni, tetapi juga merupakan komitmen Bawaslu Halsel untuk memastikan Pemilu langsung yang damai, bebas, jujur dan adil. Langkah konkret ini diharapkan dapat melibatkan semua pihak yang terlibat dalam Pilkada 2024.
“Kehadiran Bawaslu dalam deklarasi Pemilu damai ini bertujuan memastikan komitmen seluruh pihak yang menandatangani deklarasi untuk mencegah potensi konflik,” katanya.
Lanjut Rais mengingatkan agar seluruh peserta Pemilu, baik calon bupati dan wakil bupati, serta partai politik dapat mematuhi aturan terkait lokasi kampanye.
“Saya sampaikan kepada bapak-ibu sekalian, baik jemaat gereja maupun masyarakat Desa Sayoang, bahwa gedung gereja dan masjid tidak boleh dijadikan tempat kampanye. Tempat ibadah adalah untuk beribadah, bukan untuk kegiatan politik. Pelanggaran akan dikenakan sanksi pidana sesuai aturan Pemilu,” tambahnya.
Selain itu, ketua Rais juga berharap Pemilu 2024 menjadi ajang integrasi bangsa yang memperkuat persaudaraan dan silaturahmi, meski merupakan arena kompetisi politik.
“Semoga kontestasi ini tetap menjaga tali persaudaraan, baik di antara peserta Pemilu, penyelenggara, maupun masyarakat Desa Sayoang,” ucapnya
Dengan komitmen bersama ini, pihaknya berharap agar Pilkada 2024 dapat berjalan aman, damai, dan tanpa konflik di seluruh wilayah Halmahera Selatan. **













