TERNATE, PORTALMALUT.com – Pemerintah Kota Ternate mengelar rapat pemantapan kesiapan jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-XII Tahun 2026 yang berlangsung di ruang Auditorium Bappelitbangda Kota Ternate, pada Jumat, (31/07/29).
Walikota Ternate, M Tauhid Soleman memimpin langsung rapat evaluasi tersebut bersama dengan sejumlah OPD teknis, terkait dengan progres kesiapan panitia jelang kegiatan JKPI. Dalam penyampaiannya walikota mengatakan, ada beberapa catatan menjelang JKPI sampai saat ini progresnya jalan, dan ada beberapa juga yang sampai saat ini masih dalam perbaikan oleh sejumlah OPD teknis.
“Perbaikan seperti perbaikan dalam benteng Oranye dan pedestrian dan median jalan beberapa lokasi utama, di pelaksanaan JKPI,”ucap Tauhid.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk pemantapan dan kesiapan panitia jelang JKPI, dan dalam rapat tersebut juga teman-teman PIC menyampaikan terkait dengan progres per masing-masing divisi kepada walikota.
“Di mulai dari hari pertama datang, kemudian gala diner, seminar, city tour dan kemudian karnaval dan pawai budaya, ini semua di laporkan ke pak wali,” kata Rizal.
Lanjut Rizal, dalam rapat tersebut juga disampaikan sejauh mana kesiapannya, baik kesiapan hotel, kesiapan penjemputan peserta dan delegasi, kesiapan sarana dan prasarana, fasilitas kota yang rusak di perbaiki. “Sekarang di tulisan Pantai Falahawa sudah di perbaiki, kemudian taman Nukila, dan juga median bandara yang sudah di tata kembali,” jelasnya.
Rizal juga mengatakan bahwa sudah ada beberapa peserta yang mendaftar untuk hadir di Rakernas JKPI, dan sudah 47 kepala daerah yang sudah bersedia untuk hadir, belum juga di tamba dengan delegasi dari masing-masing daerah dan peserta kegiatan lainnya sudah 800 lebih peserta.
“Prinsipnya adalah hari ini kita memantapkan konsep, memantapkan semua tahapan. Dan kita berikan informasi kepada pak wali bahwa kita sudah siap. Dan dari rapat tadi alhamdulillah saya juga berterima kasih ke teman-teman panitia, mereka sudah siap, dan tinggal di masa produksi dan masa implementasi di hari pelaksanaannya nanti,” jelasnya.
“JKPI di awali dengan Master Clas, Opening Ceremony, Pasar Malam Indonesia, Pesta Budaya dan Festival Gastronomi, dan selanjutnya akan dilakukan Gala Diner, Ledis Program di Fort Orange, dan Simposium Internasional, Rakernas JKPI, dan Seminar Nasional di Aula Banau, Kampus Universitas Khairun, yang bekerja sama dengan Perpusnas, Gelar Budaya Heritage City Tour, Pawai Budaya, Karnaval, hingga Nusantara Raya Run atau Four to Four,” sambung Rizal.
Untuk diketahui, selain anggota JKPI dari berbagai daerah, simposium internasional juga di hadiri delegasi dari 13 negara, yang membahas terkait sejarah dan budaya dengan isu rempah. Mereka hadir untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, dan untuk kesiapan panitia sudah 80 persen. **













