TERNATE, PORTALMALUT.com – Pemerintah Kota Ternate resmi mengelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung di Royal Resto, Selasa (10/03/26).
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. Dalam sambutannya Nasri menyampaikan, Musrenbang Kota Ternate dalam rangka penyusunan RKPD sebagaimana yang tertuang di dalam Undang-undang nomor: 25 tahun 2024 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.
“Musrenbang merupakan forum bersifat partisipatif, transparan dan akun tabel, yang menempatkan masyrakat dan pemangku kepentingan sebagai bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan,” jelasnya.
Dirinya berharap melalui forum ini, dari berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui tahapan Musrenbang kelurahan dan kecamatan, serta pokok-pokok pikiran DPRD, dan RKPD, di selaraskan untuk merumuskan agenda prioritas pembangunan daerah yang lebih fokus, terarah, dan berdampak nyata bagi kesejatraan masyarakat.
Penyusunanan RKPD Kota Ternate tahun anggaran 2027 merupakan bagian terpenting dalam tahapan pelaksanan RPJMD Kota Ternate tahun 2025-2029, sekaligus menjadi instrumen dalam mengarahkan kebijakan pembangunan daerah di setiap tahun.
“Arah kebijakan pembangunan jangka menengah dengan tema pembagunan Kota Ternate tahun 2027 adalah Penguatan City Branding Ternate sebagai Kota Rempah, dan pembangunan kawasan ekonomi strategis berbasis kepulauan, melalui peningkatan daya saing industri kreatif, UMKM dan IKM, serta kapasitas penyandang disabilitas,” tegasnya.
Menurutnya, dengan tema tersebut, Pemerintah Kota Ternate, memperkuat identitas historis, dan keungulan lokal sebagai bagian dari jalur perdangangan rempah dunia, sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah berabasis pada potensi kepulauan.
Sementara itu, Kepala Bapelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly dalam sambutannya menegaskan, pelaksanaan forum ini merupakan satu tahapan penting dalam proses penyusunanan RKPD sebelum, perumusan rancangan akhir RKPD tahun 2027.
“Melalui forum perangkat daerah dan Musrenbang RKPD, berbagai aspirasi masyarakat dan pokok-pokok pikiran DPRD, serta rencana kerja perngakat daerah di selaraskan, untuk merumuskan prioritas pembagunan kota ternate tahun 2027 lebih fokus, terarah dan efektif,” ucap Thamrin.
“Sehingga pemanfaatan APBD yang terbatas dapat di optimalkan untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas, serta berdampak nyata bagi peningkatan pelayanan dan kesetaraan masyarakat,” sambungnya.
Lanjut, dalam penyusunan RKPD Kota Ternate tahun anggaran 2027 itu juga terdapat beberapa isu strategis pembangunan daerah, dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan yakni, penguatan struktur ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, perdagangan, dan ekosistem digital, guna meningkatkan daya saing Kota Ternate sebagai pusat perdagangan dan jasa di Maluku Utara.
“Melalui agenda ini diharapkan pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM dan IKM, dapat semakin meningkat, di dukung oleh penguatan kawasan ekonomi strategis, serta peningkatan konektivitas ekonomi daerah,” tutupnya.
Untuk diketahui, Musrenbang RKPD TA 2027 ini turut dihadiri, Sekretaris Daerah, Pimpinan DPRD, Forkompimda, Pimpinan Perguruan Tinggi, para Perangkat Daerah, delegasi dari setiap kecamatan, serta para pemangku kepentingan. Seluruh usulan yang masuk akan diselaraskan dan disepakati bersama dalam proses penyusunan RKPD Kota Ternate 2027. **













