Pimpinan OPD Ternate Diminta Fokus Bekerja dan Ubah Paradigma Lama

Pimpinan OPD Ternate Diminta Fokus Bekerja dan Ubah Paradigma Lama

Sekertaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly (Fot/Agus)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan dan Dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate diminta untuk tetap fokus dalam menjalankan tugas birokrasi sekaligus meninggalkan pola-pola lama yang dianggap sudah tidak relevan lagi.

Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly usai melaksanakan rapat koordinasi internal bersama Wali Kota, M. Tauhid Soleman dan para pimpinan OPD di ruang rapat kantor Wali Kota Ternate pada Selasa, (25/11/25).

Menurutnya, dalam rapat tersebut wali kota menekankan untuk merubah paradigma, memahami birokrasi, dan memahami tentang sistem pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi beliau (walikota) menegaskan bahwa paradigma-paradigma lama kita tinggalkan, kita masuk pada paradigma baru, untuk mengutamakan atau lebih fokus pada hal-hal yang memang betul-betul harus terselesaikan. Dan kemudian masing-masing fokus pada tugas pokok dan fungsinya,” jelasnya.

Lanjutnya, yang disampaikan oleh walikota ini selaras dengan apa yang di dapatkan saat mengikuti pendidikan kepemimpinan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) beberapa waktu lalu, bahwa yang menjadi semangat kerja itu kekuatannya adalah konsolidasi internal.

“Yang saya tangkap dan garis bawahi di situ adalah apa yang beliau dapat selama pendidikan itu, tadi beliau memberikan pencerahan kepada kita untuk bagaimana mengelola birokrasi ini dengan meningalkan paradigma-paradigma yang lama dan sekarang kita sudah harus maju ke depan,” jelasnya.

Untuk mendorong dan mendukung program astarcita presiden yang di berikan lewat RPJMD bupati dan walikota dan diteruskan ke masing-masing OPD untuk mengerakan kegiatan tersebut. Untuk itu para pimpinan OPD diminta untuk fokus melaksanakan tugas yang dimaksud.

Selain itu kata Rizal, walikota juga meninjau kembali program dan kegiatan yang telah dijalankan. Mengingat saat ini telah memasuki akhir tahun anggaran 2025. Ada beberapa kegiatan fisik maupun non fisik, baik itu di Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pendidikan dan lainnya mendapatkan perhatian oleh walikota untuk fokus agar bisa menyampaikan progres dan evaluasi, serta monitoring di lapangan melalui Bapelitbangda.

“Pak walikota menekankan jangan ada program yang tidak tuntas di tahun ini. Artinya sudah proses, sudah ada uang, kontrak sudah bekerja, tetapi tidak selesai. Dan pak walikota kasih penekanan untuk proyek-proyek seperti itu jangan terjadi di tahun 2025,” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!