TERNATE,PORTALMALUT.com – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly memimpin apel pagi dalam agenda Rabu Menyapa di Kantor BPBD, di dampingi Kepala Pelaksana dan dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional, serta jajaran ASN di lingkungan BPBD Kota Ternate, Rabu (04/02/26).
Dr Rizal Marsaoly terlebih dahulu melakukan pengecekan jumlah ASN yang hadir maupun tidak hadir dalam apel pagi Rabu Menyapa tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, jumlah ASN BPBD yang hadir sebanyak 80 persen.
“Sebagai OPD teknis yang membidangi kebencanaan, BPBD harus solid, harus satu komando, satu tujuan, tidak bisa terkotak-kotak, tidak bisa ada kelompok-kelompok, semua harus bersatu untuk mewujudkan visi misi pak Wali dan pak Wakil,” tegas Rizal dalam arahannya.
Lanjut, Rizal juga mengingatkan kepada para pejabat struktural untuk melakukan pengawasan terhadap jajaran masing-masing, sebab BPBD adalah OPD yang berkaitan langsung dengan tugas-tugas kebencanaan, untuk itu, displin harus di tingkatkan.
“Saya minta Kabid-kabid untuk kontrol jajarannya masing-masing, disiplin harus ditingkatkan, apalagi tupoksi BPBD berkaitan langsung dengan tugas-tugas kebencanaan,” katanya.
Selain itu, Rizal juga mengajak seluruh jajaran ASN khususnya di BPBD dan umumnya di Kota Ternate untuk bersama-sama membantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mewujudkan Ternate yang Mandiri dan Berkeadilan (Andalan).
“Tanggal 20 Februari ini, pak Wali dan pak Wakil genap satu tahun. Saya selaku pimpinan ASN akan menjadi penggerak untuk bersama-sama membantu pak Wali dan pak Wakil mewujudkan janji-janji dan harapan yang disampaikan ke masyarakat,” jelasnya.
Rizal juga kembali mengingatkan kepada ASN di BPBD untuk tetap menjaga solidaritas dan menjunjung tinggi kekompakan dalam melaksanakan tugas pemerintahan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus ada harmonisasi internal, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dapat diwujudkan secara bersama-sama, apalagi ke depan, tantangan kita semakin berat, pemangkasan TKD akan mempengaruhi pelayanan. Tapi saya yakin dan percaya, jika kita bersatu, kita kompak, maka tugas-tugas berat akan menjadi mudah,” katanya.
Orang nomor tiga di Pemkot Ternate itu juga meminta jajaran BPBD untuk memaksimalkan jejaring dan simpul dalam melakukan penanggulangan bencana, serta intens membangun koordinasi dengan camat dan lurah masing-masing wilayah.
“Saya juga minta BPBD intens membangun koordinasi dan konsolidasi dengan simpul-simpul penanggulangan bencana, terutama yang berkaitan dengan mitigasi bencana, sehingga kita sudah punya road map meminimalisir potensi-potensi bencana,” ucapnya.
Selain itu, Rizal juga menyampaikan bahwa, sebagai ASN BPBD harus bersikap responsif terhadap kondisi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, BPBD harus lebih baik, saat bencana terjadi, harus responsif dan memiliki rasa kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
“Jajaran BPBD harus stay, Hp tidak bisa nonaktif. Ini penting untuk mengcover kondisi-kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan, ini juga menjadi atensi yang harus diperhatikan jajaran BPBD,” pintanya.
Selain itu RiZal juga mengingatkan jajaran BPBD untuk saling menghargai dan menghomati, sehingga dalam menjalankan tugas tetap satu komando dalam mewujudkan Ternate Andalan jilid 2.
“Saya juga ingatkan di OPD-OPD lain, tolong hargai pimpinan, hormati setiap kebijakan yang diambil, bangun koordinasi secara intens, jika ada hal-hal yang keliru, saling mengingatkan, tidak bisa ada gap-gap, tidak bisa ada blok-blok, semua harus satu komando,” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Rizal mengapresiasi kepada seluruh jajaran ASN di lingkup BPBD yang berkenaan hadir untuk mengikuti apel pagi Rabu Menyapa, serta mengingatkan terkait kebijakan WFA. Di mana pada hari Kamis-Jumat tidak maksimal, sementara Sabtu dan Minggu libur, maka setiap hari Senin harus ada apel bersama seluruh jajaran BPBD, dan wajib hadir untuk bertukar informasi. **













