TERNATE, PORTALMALUT.com – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) Kota Ternate yang ke-54 tahun 2026 dirangkaikan dengan kegiatan Pasar Murah untuk warga prasejahtera yang ada di Kota Ternate.
Demikian yang disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ternate, Merliza M. Tauhid saat memberikan sambutan pada acara puncak HKG PKK Kota Ternate yang digelar di Gedung Sekretariat Dharma Wanita Persatuan (DPW) Kota Ternate, Rabu (04/03/26).
Menurutnya, pelaksanaan puncak HKG PKK Kota Ternate ini berpedoman kepada petunjuk teknis (Juknis) yang sampaikan oleh tim PKK Provinsi Maluku Utara sebagai tindak lanjut dari tim PKK Pusat.
Untuk itu, tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Kuatkan 10 Program Pokok, Laksanakan Astacita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” yang berfokus pada 10 Program Pokok PKK, pemberdayaan ekonomi, pangan lestari, dan kesehatan untuk mencapai tujuan Indonesia Emas 2045.
“Selain peringatan HKG juga di gelar Pasar Murah Sembako bagi masyarakat prasejahtera yang ada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ternate Tengah, Ternate Utara, dan Kecamatan Ternate Selatan,” ucap Merliza M. Tauhid.
Pihaknya sudah menyediakan sebanyak 564 kupon yang tersebar di 78 kelurahan yang di Kota Ternate dengan total 559 paket Sembako. Setiap paket berisi 5 kg beras Fag Spesial, Gula 2 kg, Minyak Kelapa 2 ltr, dan susu Frisian Flag 2 kaleng, dengan harga yang relatif murah dibandingkan yang ada di pasar.
Istri orang nomor satu di Pemkot Ternate itu juga menyampaikan bahwa, kegiatan semacam ini ke depannya akan lebih diperluas lagi sehingga bisa menjangkau semua warga prasejahtera yang ada di semua kecamatan yang ada di Kota Ternate.
“Untuk kegiatan serupa di kecamatan lain kami yang kunjungi, dan kami usahakan. Tergantung masyarakat prasejahtera yang ada di kecamatan itu, kan tidak semuanya sama,” jelasnya.
“Selain di gelar Pasar Murah Sembako peringatan HKG, kami juga melaksanakan penilaian lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Kota Ternate. Kita tahu secara nasional tidak di laksanakan, tetapi saya melihat bahwa ini momentum yang sangat baik untuk mengerakan para kader di kelurahan agar melaksanakan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,” tutupnya. **













