Rumah Sakit Apung di Makian Sudah Tangani 644 Pasien

Rumah Sakit Apung di Makian Sudah Tangani 644 Pasien

Rumah Sakit Apung di Pulau Makian (Fot/Ist)

HALSEL, PORTALMALUT.com – Program Rumah Sakit Apung Dr. Lie Darmawan II yang diluncurkan di Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara hingga saat ini tercatat menangani sedikitnya 644 pasien. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Pulau Makian semakin serius.

Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasyim menjelaskan bahwa, program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses medis. Rumah Sakit Apung tersebut dilengkapi tim medis yang terdiri dari enam dokter umum, satu dokter gigi, dan empat dokter spesialis, yakni spesialis bedah, kandungan, anestesi, dan anak.

“Permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat Pulau Makian yang selama ini belum ditangani dapat segera ditangani oleh beberapa dokter spesialis yang dihadirkan melalui Rumah Sakit Apung Dr. Lie Darmawan II,” ucap Kadinkes Halsel, Asia Hasyim, Selasa (23/07/24).

Selain itu lanjut Asia, Pemda Halsel juga telah mendistribusikan 200 paket alat kesehatan untuk Polindes dan 27 paket untuk Pustu di awal tahun 2024 lalu. Puskesmas Makian dan Metiketen menerima 13 paket Polindes, sementara Pustu Desa Dauri dan Talapao mendapatkan dua paket tambahan.

Untuk itu selaku Kepala Dinkes, Asia berharap dengan adanya fasilitas dan dukungan yang ada ini maka Puskesmas, Pustu, dan Polindes di wilayah tersebut dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan memenuhi harapan masyarakat.

Sementara itu, Asisten III Setda Halsel, Soadri Inggratubun menyatakan, program ini sejalan dengan visi Bupati Bassam Kasuba untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat diakses oleh semua warga, terutama di wilayah Pulau Makian. Kolaborasi dengan pihak swasta dalam penyediaan Rumah Sakit Apung ini merupakan langkah penting untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang sebelumnya tidak tertangani.

“Program ini tidak hanya menawarkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Makian, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan lokal. Dengan adanya layanan ini, diharapkan kesehatan masyarakat di Pulau Makian dapat meningkat secara signifikan” tegasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!