Seleksi Dirut dan Dewas Perumda Ake Gaale Ternate Resmi Dibuka

Seleksi Dirut dan Dewas Perumda Ake Gaale Ternate Resmi Dibuka

Sekertaris Timsel, Thamrin Marsaoly (Fot/Ist)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Pemerintah Kota Ternate resmi menggelar tahapan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah (Perumda) Ake Gaale Kota Ternate. Bahkan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) juga sudah mengeluarkan SK untuk Tim Seleksi (Timsel).

Temsel dipimpin oleh Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly selaku Ketua, Sekertaris Kepala Bapelitbangda Thamrin Marsaoly, Anggota Rektor Unkhair Ternate, Abdullah W. Jabid, dan Rektor UMMU, Aji Deni, serta Julkifli dari pemerhati air.

Sekertaris Timsel, Thamrin Marsaoly kepada sejumlah media menyampaikan bahwa tahapan seleksi yang di buka lewat dua jalur, yakni lewat offline dan online, untuk seluruh warga negara yang memiliki kemampuan, dan kecakapan, serta terbuka untuk siapa saja.

“Kami rencanakan pertengahan bulan ini tahapannya sudah mulai jalan, sampai pada satu bulan. Jadi sebelum akhir kepengurusan periodesisasi masa jabatan teman- teman yang sekarang ini berakhir, itu sudah terpilih calon direktur yang baru,” ungkap Thamrin, Kamis (11/12/25).

Lanjut Thamrin juga menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri nomor 23 Tahun 2024, calon Dirut hanya 1 orang dan calon Dewas juga hanya 1 orang. Dan direkrut secara umum untuk masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kota Ternate.

“Sehingga ini regulasinya baru, kami mencoba semaksimal mungkin untuk melakukan seleksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Thamrin.

Lanjut, para peserta yang mendaftar akan di verifikasi berkas. Untuk Direksi, usianya minimal 35 tahun sampai pada 56 tahun. Sementara Dewas juga seperti itu, pegawai aktif di lingkup Pemerintah Kota Ternate.

Pada tahapan verifikasi berkas ini peserta yang mendaftar minimal sarjana. Tahapan selanjutnya adalah tes tertulis, tes psikolog, dan penulisan makalah, serta tes pembobatan oleh Timsel.

“Dengan melihat kondisi sekarang ini, pelayanan air menjadi pelayanan dasar yang sangat penting, sehingga mau dan tidak mau direktur harus memiliki visi dan progam yang sesuai dengan RPJMD kita dan RKPD kita,” jelasnya.

“Sementara untuk Dewas hanya satu orang, karena mengacu pada Permendagri yang baru. Itu bagi mereka yang memiliki jumlah sambungan di bawah 50.000 itu cuma 1 Direktur, kalau di atas 50.000 baru 3 Direktur. Jadi kita kena di situ, cuma satu Direktur, karena kita punya pelanggan baru 38.000, sekitar itu,” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!