TERNATE, PORTALMALUT.com – Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) Ir. Al Yasin Ali. M.MT dengan tegas mengungkapkan bahwa, upaya pencegahan stunting adalah wujud dari ikhtiar untuk menciptakan generasi handal masa depan bangsa. Sebab, stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia di Indonesia, dan juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa.
“Hadirnya Peraturan Presiden No 7 tahun 2021 tentang percepatan penurunan angka stunting sudah sangat menghawatirkan, oleh karena itu diperlukan kerjasama yang baik, terstruktur dan masif, untuk mengejar target pemerintah,” tegas Wagub saat membuka dengan resmi Rakor Percepatan Penurunan Stunting Kota Ternate tahun 2022, di Jati Hotel, Senin (14/11/22).
Lanjut Wagub, Penyelenggaraan Rakor dan pengukuhan TPPS Kota Ternate, tentu membuktikan keseriusan dan kesungguhan dalam menyukseskan program pemerintah demi percrpatan menekan angka stunting secara nasional, dan menjadi momentum dalam membangun komitmen, menyatukan presepsi, merajuk kebersamaan untuk satu tujuan bersama.
Upaya ini kata Wagub, yakni bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetensi di tingkat global.
Baca Juga;
Piagam Pahlawan Nasioanl Salahuddin Tiba di Bandara Baabullah
Penetapan TSK DD Loseng, Kejari Bobong Tunggu Hasil Audit Inspektorat
Soal Kearsipan di Malut, Sekda: Harus Jadi Perharian Serius Kita Bersama
Tim percepatan penurunan stunting hadir untuk bekerja lebih cepat, menggunakan segala kapasitas yang dimiliki untuk melakukan pencegahan terhadap meningkatnya jumlah stunting.
“Pencegahan harus dimulai dari hulu, bukan pada hilir. Fase hulu yakni prenatal atau sebelum kelahiran, artiinya pemahaman dan pemenuhan asupan gizi pada semua ibu hamil harus terpenuhi, sehingga diharapkan potensi melahirkan anak yang bebas stunting lebih besar,” Jelas Wagub Al Yasin.
Perlu digaris bawahi bahwa, postur pendek pada anak balita belum tentu bisa dikatakan stunting, tapi anak yang stunting sudah pasti pendek. Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi terutama air bersih.
“Marilah kita bersinergi membangun komitmen bersama dalam mencegah dan mengurangi angka stunting sebagai bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan generasi handal penerus masa depan bangsa,” tutup Wagub.
Untuk diketahui, kegiatan Rakor itu juga dilantujutkan dengan pengukuhan TPPS Kota Ternate dan penandatanganan berita acara pengukuhan oleh Wakli Gubernur Malut selaku ketua pelaksana TPPS Provinsi. Dan dihadiri oleh Walikota Ternate, Wakil Walikota Ternate, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Malut, Sekertaris Daerah Kota Ternate, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ternate, Tim TPPS Kota Ternate beserta seluruh Satgas Stunting. (PortalMalut)













