Wali Kota Ternate Lepas Jenazah Haji Bur, Sultan Tidore: Jenazah itu Tetap Utuh

Wali Kota Ternate Lepas Jenazah Haji Bur, Sultan Tidore: Jenazah itu Tetap Utuh


TERNATE, PORTALMALUT.com – Pemerintah Kota Ternate resmi melaksanakan prosesi pelepasan jenazah mantan Wali Kota Ternate (almarhum) Burhan Abdurahman (Haji Bur) ke tempat peristirahatan terakhir di Pekuburan Islam Kota Ternate, Selasa (12/05/26). Jenazah Burhan Abdurahman sebelumnya dimakamkan di Kota Makassar (Sulawesi Selatan) saat meninggal dunia akibat Covid-19 pada tahun 2020 silam.

Setelah melalui proses pemindahan, jenazah almarhum dibawa kembali ke kampung halamannya di Kota Ternate untuk dimakamkan di tempat makam kedua orang tuanya. Prosesi pelepasan jenazah berlangsung  penuh haru di halaman Kantor Wali Kota Ternate, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dan dihadiri unsur Forkopimda, keluarga besar almarhum, dan tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang pelayat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tauhid menyampaikan rasa syukur karena harapan keluarga almarhum untuk dipulangkan dan dimakamkan di Ternate akhirnya dapat terlaksana. “Alhamdulillah pada hari ini bisa terkabul. Dan ini juga menjadi harapan dari keluarga, terutama dari ibunda almarhum, sejak beberapa waktu yang lalu sampai beliau meninggal. Hari ini Allah kabul untuk bisa diberangkatkan dan nanti dikuburkan beberapa saat lagi di Ternate,” ujar Tauhid.

Tauhid juga menyebut almarhum Burhan Abdurahman merupakan salah satu putra terbaik Kota Ternate yang memiliki perjalanan panjang dalam pemerintahan, mulai dari Kepala Bapenda, Sekretaris Daerah hingga menjadi Wali Kota Ternate selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2016–2021. “Secara pribadi saya tahu persis beliau ini orang baik. Beliau adalah senior saya, beliau juga atasan saya. Banyak legasi dan banyak hal yang sudah beliau tinggalkan di Kota Ternate,” katanya.

Menurut Tauhid, pengabdian Burhan Abdurahman menjadi pelajaran penting bagi semua pihak bahwa manusia terbaik adalah mereka yang memberikan manfaat bagi orang lain. “Almarhum sudah memberikan manfaat bagi Kota Ternate ini. Dan saya adalah penerus beliau,” ucapnya.

Tauhid juga mengajak masyarakat Kota Ternate untuk menjaga berbagai warisan pembangunan dan pengabdian yang telah ditinggalkan oleh mendiang Burhan Abdurahman di Kota Ternate. “Ini menjadi ikhtiar bagi kita untuk selalu berbuat baik sehingga dikenang kebaikan-kebaikan kita seterusnya,” katanya lagi.

“Dengan mengucapkan bismillah, secara resmi saya sebagai Wali Kota Ternate melepaskan jenazah almarhum Dr. H. Burhan Abdurahman ke tempat peristirahatan terakhir di Pekuburan Islam Kota Ternate,” sambung Tauhid mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, mewakili keluarga besar mendiang Burhan Abdurahman, Husain Alting Sjah menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah dari Makassar ke Ternate. “Atas nama keluarga besar almarhum Dr. Haji Burhan Abdurahman, kami mengucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga atas seluruh jasa baik bapak dan ibu sekalian yang pernah bersama-sama dengan beliau,” kata Husain.

Husain Sjah yang juga Sultan Tidore itu menegaskan, secara khusus pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ternate yang telah berupaya sehingga almarhum akhirnya dapat dimakamkan di kampung halamannya. Pihaknya meminta agar seluruh masyarakat dapat memaafkan segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya.

“Sebagai manusia biasa tentu ada kekurangan almarhum di sana-sini. Oleh karena itu saya ingin bertanya kepada bapak dan ibu sekalian, apakah bapak dan ibu memaafkan almarhum?, sontak disambut suara dari para pelayat dengan kata “maaf”.

Secara pribadi, Sultan Husain menilai almarhum Burhan Abdurahman merupakan sosok pemimpin yang telah banyak memberikan kontribusi bagi Kota Ternate, baik saat menjadi birokrat maupun ketika menjabat sebagai Walikota. “Sepanjang perjalanan kehidupan beliau sebelum menjadi Walikota, menjadi seorang birokrat sampai pada akhirnya menjadi Walikota, tentu banyak hal yang telah beliau ukir untuk Ternate tercinta ini,” ungkapnya.

Sultan Tidore juga mengungkapkan kesaksiannya saat proses pemindahan jenazah dari pemakaman awal. Menurutnya, kondisi jenazah saat digali masi dalam kondisi utuh, hal ini juga disaksikan oleh tim yang ikut mendampingi pemindahan jenazah.

“Alhamdulillah dengan kuasa Allah, dengan kebesaran dan kemuliaan Allah, jenazah itu tetap utuh sebagaimana semestinya,” katanya sebelum menutup sambutan dengan doa dan seruan adat “Suba Jou” yang dijawab hadirin dengan “Jou Suba”. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!