SOFIFI, PORTALMALUT.com – Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Utara (Malut) Hj. Faoniah Jaohar Kasuba di dampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Malut, Darmawati Samsuddin resmi membuka acara Lomba Masak Serba Ikan tahun 2023 yang berlangsung di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Malut, Senin (16/10/23).
Kegitan dibuka dengan pemukulan gong dan disambut tepuk tangan meriah dari tamu undangan. Peserta yang merupakan perwakilan Tim Penggerak PKK tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara terlihat semangat mengolah ikan menjadi masakan spesial. Kegiatan dengan tema “Ikan Untuk Generasi Emas” ini juga di dihadiri Kepala DKP Malut, Abdullah Assagaf, S.Pi., M.Si.
Gubernur Abdul Gani Kasuba dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan oleh Ketua TP-PKK Maluku Utara, Hj. Faoniah Jaohar Kasuba menyampaikan, ketahanan pangan dan gizi masih menjadi isu penting disamping ketahanan ekonomi, dan energi.
“Provinsi Maluku Utara merupakan provinsi kepulauan yang memiliki potensi strategis yaitu sumberdaya perikanan yang melimpah untuk menopang peningkatan konsumsi ikan dalam negeri,” katanya.
“Terlebih lagi bahwa kita dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini produk perikanan merupakan salah satu sumber protein yang relatif murah, sehingga cukup terjangkau oleh sebagian besar masyarakat kita,” sambungnya.
Sebagai institusi pemerintah, Provinsi Maluku Utara terlibat aktif menangani masalah pangan yang bersumber dari produk-produk kelautan dan perikanan serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan gizi daerah melalui bahan pangan yang berasal dari ikan.
Lanjutnya, melalui Lomba Masak Serba Ikan akan merangsang kreatifitas dan ide para peserta untuk menciptakan aneka menu beragam dengan bahan dasar ikan yang kelak bisa menjadi ide usaha rumahan bagi masyarakat yang tentu saja akan meningkatkan ekonomi keluarga memberikan kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan lomba hari ini juga dapat menjadi momentum promosi edukatif peningkatan konsumsi ikan dalam bentuk lomba masak serba ikan dan lomba inovasi menu masakan,” katanya mengakhiri sambutan Gubernur AGK.
Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Abdullaf Assagaf, S.Pi., M.Si., menyampaikan tema ini diangkat karena Maluku Utara merupakan produsen ikan yang melimpah, sehingga pengolahan ikan bisa menjadi komoditi andalan untuk ekspor dan konsumsi.
“Maluku Utara menjadi salah satu produsen ikan terbesar skala nasional. Kebutuhan ikan kita relatif cukup, namun olahan ikan belum begitu banyak yang dihasilkan,” katanya.
“Prospek pengolahan ikan bisa menjadi komoditi andalan untuk ekspor dan konsumsi. Karena ikan cukup berlebih. Sebagain bisa diekspor para pengusaha atau produsen dan sebagian untuk kebutuhan di daerah serta konsumsi,” sambung Assagaf.
Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang sudah lama digalakkan oleh pemerintah itu merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan mulai tahun 2004 yang bertujuan untuk mengkampanyekan akan pentingnya manfaat makan ikan sejak dini, karena banyaknya kandungan gizi yang terdapat pada ikan yang sangat penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak.
Untuk diketahui, yang terpilih sebagai juara pada lomba kali ini yakni, Juara 1 diraih oleh TP-PKK Kabupaten Halmahera Selatan, Juara 2, TP-PKK Kabupaten Halmahera Utara, Juara 3 TP-PKK Kabupaten Halmahera Tengah. Kemudian untuk Juara Harapan 1 diraih oleh TP-PKK Kabupaten Halmahera Timur, Juara Harapan 2 TP-PKK Kabupaten Halmahera Barat. **













