KEPSUL, PORTALMALUT.com – Bencana banjir bandang akibat hujan deras yang melanda beberapa desa di Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara, pada Rabu malam hingga Kamis (12/03/26) mengakibatkan sejumlah rumah di desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, rusak parah.
Akibat musibah tersebut, tercatat ada kurang lebih 30 rumah warga terendam banjir. Dari jumlah itu, 11 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Hal ini juga disebabkan jebolnya talud penahan banjir yang sebelumnya telah mengalami kerusakan, sehingga air sungai mudah meluap dan merendam permukiman warga.
Menanggapi musibah tersebut, anggota DPRD Sula dari Komisi III, yakni Ramli Tidore, Moh Azwan Soamole, dan Irham Soamole bersama Pemerintah Daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Rombongan DPRD dan Pemda itu turun melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak banjir, akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah bersama DPRD guna memastikan kondisi di lapangan, sekaligus menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat kepada masyarakat terdampak.
Selain itu, tim juga melakukan pendataan jumlah rumah warga yang rusak maupun terendam banjir, serta menilai kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan akibat luapan air.
Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Ramli Tidore, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab DPRD untuk memastikan pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dalam menangani dampak banjir yang dialami masyarakat.
“Kami bersama BPBD dan PUPR turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Dari hasil peninjauan ini nantinya kita akan mendorong langkah penanganan yang cepat, baik untuk membantu warga terdampak maupun menghadirkan solusi agar banjir seperti ini tidak terus terjadi,” ungkap Ramli.
Ia juga menegaskan bahwa Komisi III, DPRD akan terus mengawal penanganan banjir tersebut, termasuk mendorong langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang agar masyarakat dapat merasa lebih aman saat musim hujan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan musibah ini,” bebernya kepada awak media. **













