Bangun Minat Baca Masyarakat, Dispersip Ternate Gandeng Balai Bahasa

Bangun Minat Baca Masyarakat, Dispersip Ternate Gandeng Balai Bahasa

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate, Safia M. Nur. (Fot/Agus)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kota Ternate gandeng Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara untuk melakukan pembinaan terhadap Komunitas Gerakan Literasi dan Komunitas Taman Baca, serta semua pegiat literasi yang ada di Kota Ternate.

Kepala Dispersip Kota Ternate, Safia M. Nur menyampaikan, kolaborasi dengan Balai Bahasa ini dibangun dengan maksud agar memberikan ruang kreativitas kepada komunitas-komunitas literasi yang ada, sebab di Kota Ternate sendiri terdapat sejumlah komunitas literasi yang cukup aktif.

“Jadi muda-mudahan kita bisa dongkrak literasi yang ada di Kota Ternate, khususnya minat baca masyarakat Kota Ternate,” ucap Safia saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/04/26).

Melihat kondisi ini, Dispersip hadir dengan judul “Kebijakan Literasi di Kota Ternate” dengan maksud pemerintah betul-betul hadir untuk sama-sama menggerakkan literasi di Kota Ternate lewat pembinaan gerakan komunitas literasi dengan berkolaborasi bersama Balai Bahasa.

Safia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Ternate punya regulasi (Perda) tentang gerakan literasi. Untuk itu, dirinya berharap agar semua pihak dapat terlibat dalam gerakan literasi seperti yang digerakkan oleh sejumlah komunitas yang ada di Kota Ternate saat ini.

Lanjut Safia, Dispersip juga akan melalukan pendataan perpustakaan yang ada di Kota Ternate guna persiapan untuk mengikuti perlombaan kelurahan yang rutin setiap tahun dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional pada bulan Mei mendatang.

“Dari pengalaman kemarin, Dispersip Kota Ternate di tahun 2025 telah mendapatkan juara 1 untuk wilayah 4 Indonesia Timur. Karena itu kegiatan rutin dari Perpustakan Nasional jadi tahun ini kita akan tetap ikut, dan di semua kelurahan kita akan turun pembinaan,” jelasnya.

Meski begitu, Safia menambahkan, untuk tahun ini hanya kelurahan yang ada di kecamatan dalam kota saja yang diikutsertakan dalam perlombaan baik tingkat provinsi maupun nasional. Berbeda dengan tahun sebelumnya di mana semua kelurahan ikut termasuk yang ada Kecamatan Moti, Hiri, dan Batang Dua, hal ini dikarenakan kondisi anggaran yang terbatas.

“Tahun ini kita baru pendataan perpustakan yang nanti bisa diikutkan dalam lomba. Ada juga penilaian dari juri, yang bisa mengikuti lomba untuk mewakili Kota Ternate. Untuk pendataan, nantinya diambil 10 besar perpustakaan terbaik yang diikutkan untuk mempresentasikan ke juri dari tingkat provinsi sampai ke tingkat nasional,” katanya.

Dengan program gerakan literasi tersebut, Dispersip Kota Ternate berharap dapat meningkatkan minat baca masyarakat. “Untuk pelajar yang ada di Kota Ternate minat baca sudah cukup bagus, dan muda-mudahan adanya kegaitan gerakan komunitas literasi yang melibatkan pegiat literasi, taman baca masyarakat yang tersebar di kelurahan lebih mengerak lagi minat baca masyarakat,” jelas Safia mengakhiri. **

Penulis: Agus Hamisi Editor: PortalMalut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!