KEPSUL, PORTALMALUT.com – Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Sanana, Halim Umafagur SH, meminta Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Fifian Adeningsi Mus agar segera evaluasi kinerja Kades Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Masni Sapsuha.
Ketua HPMS menduga Kades Auponhia membohongi masyarakat terkait dengan motor operasional desa yang berada di desa Dofa, Kecamatan Mangoli Barat sudah berkisar 6 bulan.
“Ibu Kades beralasan dengan menunggu bendahara desa mencairkan dana untuk melunasi biaya perbaikan motor desa. Namun sampai saat ini motor tersebut masih ada di Desa Dofa,” ujar Halim.
Menurutnya, ini sangat mengganjal dengan pernyataan ibu Kades beberapa waktu sebelumnya.
“Sehingga kami menilai bahwa Ibu Kades Sengaja membiarkan motor operasional desa Auponhia dengan alasan perbaikan di desa Dofa. Oleh karena itu, HPMS mendesak Bupati Kepulauan untuk segara mengevaluasi kinerja Kades desa Auponhia,” harapnya.
Sementara itu, Kades Auponhia kepada media Portalmalut.com saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya sudah meminta bendahara untuk membayar ongkos perbaikan agar motor segera di bawa pulang ke desa Auponhia.
“Oh iya, kemarin saya sudah bicara dengan Bendahara nanti kirim uang harga perbaikan, supaya motor itu dorang kirim. Saya sementara ada di Sanana, saya punya anak baru abis lahiran jadi saya masi sibuk,” beber Kades Auponhia.
Lanjut Kades Masni Sapsuha juga menyampaikan terkait motor yang berada di desa Dofa selama 6 bulan itu karena pihaknya belum membayarkan ongkos perbaikan, sebab tidak ada bengkel yang gratis saat ini.
“Heran, kalau diperbaiki cepat dan lamanya dihitung . Tapi kalau rusak tidak pernah dihitung berapa lamanya karena motor itu tadudu (rusak) dari tahun 2019, tidak ada yang hitung lamanya, aneh,” terangnya. **













