TERNATE, PORTALMALUT.com – Panitia seleksi (Pansel) calon Direktur (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas), Perusahan Umum Daerah Air Minum Kota Ternate (Perunda Ake Gaale) melaksanakan tahapan tes makalah kepada 10 peserta calon Dirut dan Dewas yang berlangsung di kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Senin (19/01/26).
Sekertaris Pansel, Thamrin Marsaoly menyampaikan bawah semua tahapan sudah di lewati dan kali ini masuk pada tahapan tes makalah untuk 10 peserta yang terdiri dari 7 calon Dirut dan 3 calon Dewas.
“Alhamdulillah, 10 peserta semua hadir, dan hari ini mereka memulai dengan tes makalah,” ungkap Sekretaris Pansel, Thamrin Marsaoly.
Lanjut Thamrin menjelaskan, setelah tahap tes makalah, akan dilanjutkan dengan persentase ujian wawancara pada Selasa (20/01). Ia juga mengatakan, semua tahapan yang dilalui, nilai yang didapat oleh peserta langsung direkap dan diumumkan.
“Setelah semua tahapan selesai, dikumpulkan nilainya. Karena setiap tahapan di umumkan dan di rekap nilainya, kemudian siapa yang tertinggi kita akan mengajukan ke Kuasa Pemilik Modal (KPM) dalam hal ini walikota,” katanya.
Menurut Thamrin, sesuai dengan petunjuk teknis bahwa semua otoritas berdasarkan Peraturan Pemerintah dan Permendagri nomor 23 dan 37, yang menjadi kewenangan kuasa pengguna modal adalah walikota.
“Alhamdulillah semua mekanisme dan tahapan semuanya berjalan dengan baik, tinggal 2 fase lagi sudah selesai,” tegas Thamrin.
Lanjut Thamrin, setelah selesai semua tahapan dilewati maka tersisa 3 peserta yang nantinya akan dibawa ke Kementerian (Mendagri). Meski begitu, Thamrin menegaskan bahwa Kementerian tidak menentukan, sebab yang menentukan adalah KPM.
“Karena formalnya diajukan, setelah itu surat dari Mendagri sudah ada, dan kepala daerah yang menentukan siapa yang layak dan kemudian di lantik,” tegasnya.
Thamrin juga menyentil bahwa proses seleksi ini kemungkinan akan dipercepat, mengingat saat ini Perumda Ake Gaale Ternate tengah mengalami kekosongan pimpinan. Untuk itu, targetnya di minggu ini semua tahapan seleksi akan diselesaikan.
“Dalam ketentuan, semua proses harus di lewati. Dan seleksi menentukan siapa yang terbaik, bisa dilihat sendiri, semua hasil kami umumkan, terpenting harus di seleksi. Kami dari panitia seleksi sangat normatif, dan transparan. Saya update terus hasilnya ke teman-teman media,” kata Thamrin. **













