TERNATE, PORTALMALUT.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kota Ternate mengelar lomba Video Konten Literasi dengan tema “Melalui Lomba Video Konten Literasi Kita Wujudkan Perpustakaan sebagai Pusat Penggerak Literasi”, diikuti oleh 50 peserta secara umum, kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate, Rabu (22/07/26).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate, Safia M Nur dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk kompetensi dalam pembuatan video edukatif yang bertujuan menyebarluaskan literasi, termasuk budaya baca dan literasi digital, dan juga mempromosikan program perpustakaan, serta memancing kreativitas generasi muda dalam menciptakan konten yang bermanfaat dan menarik.
Tujuan dari video konten literasi adalah menyebarluaskan informasi perpustakaan dan budaya baca, menumbuh serta kembangkan semangat kreativitas dan peran generasi muda dalam mengembangkan literasi. Selain itu, lomba ini juga menyajikan konten informatif, edukasi, dan inspiratif yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.
Lanjut Safia juga mengatakan lomba ini dipilih sebagai media, karena kemampuan edukatif untuk menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda di era digital. Konten video yang edukatif dan informatif menjadi media yang sangat penting untuk mengedukasi masyarakat, sekaligus melawan konten negatif yang sering muncul.
“Memberikan apresiasi setinggi-tingginya, kami sampaikan kepada seluruh peserta yang telah bersedia menyalurkan kreativitas dalam gerakan literasi, mari kita terus berkolaborasi dan berkarya untuk mewujudkan indonesia emas 2045 yang cerdas dan berkreasi,” katanya.
“Informasi juga bahwa ditahun 2025 kita termasuk tingkat kegemaran membaca khususnya di kota ternate agak turun. Karena di awal 2024 kita itu diurutan pertama, tapi di 2025 kita turun. Jadi ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Perpusatakan, tapi ini tanggung jawab kita semua harus sama-sama meningkatkan kegemaran membaca di Kota Ternate,” sambung Safia.
Dalam upaya meningkatkan minat baca di masyarakat, pihaknya juga berkolaborasi dengan Universitas Khairun Ternate, sehingga di tahun 2026 ini ada 270 mahasiswa mengikuti program KKN Tematik Literasi yang ditempatkan di 39 perpustakaan kelurahan yang ada di Kota Ternate dengan harapan dapat membantu pemerintah daerah dalam kerja-kerja di kelurahan.
“Kita berharap dengan adanya mahasiswa KKN ini bisa kita tingkatkan lagi minat baca yang ada di setiap kelurahan. Karena kalau dari masyarakat kelurahan datang di dinas perpustakaan perlu biaya, kita manfaatkan perpustakaan kelurahan untuk bisa lebih dekat lagi aktivitas baca di kelurahan,” jelasnya. **













