Minim Politik Perempuan Jadi Perhatian Pemerintah Jelang Pemilu

Minim Politik Perempuan Jadi Perhatian Pemerintah Jelang Pemilu 2024

Webinas dengan Ditjen Polpum Kemendagri, Senin (06/03)

SOFIFI, PORTALMALUT.com – Pemerintah pusat melalui Direktur Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri meggelar rapat yang melibatkan Pimpinan Lembaga Pemerintahan, Lembaga Penyelenggara Pemilu, dan pimpinan Ormas Perempuan se-Indonesia dengan tema “Peran Ormas Perempuan Dalam Rangka Peningkatan Pertisipasi Partai Politik Dalam Mendukung Suksesnya Pemilu Tahun 2024”.

Demikian yang disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpnan Setda Provinsi Maluku Utara (Malut), Rahwan K Suamba usai mengikuti rapat yang dimaksud melalui Zoommeeting, Senin (06/03/23).

Rawan menjelaskan, rapat tersebut dibuka langsung oleh Ditjen Polpum Kemendagri, Dr. Drs. Bahtiar, M.Si. Dalam arahannya Bahtiar mengatakan, sampai di tahun 2023 ini, dari 200 negara, poitik perempuan masih menjadi masalah, maka hal ini patut didiskusikan kembali karena satu tahun terakhir ini diskusi perempuan masih terbulang datar-datar saja.

“Satu tahun terkahir ini jumlah ormas bergerak dibidang perempuan turun drastis jadi menjadi soal dibandingkan di awal reformasi yakni 0.08%,” kata Rahwan mengutip penyampaian Dr. Drs. Bahtiar, M.Si.

Lanjutnya, dalam rapat itu juga, Bahtiar mengungkapkan, melalui webinas ini pemerintah hendak mendorong kaum perempuan menjadi aktor utama dalam politik, apalagi di tahun depan masyarakat Indonesia menghadapi tahun politik (Pemilu) 2024.

Untuk diketahui, pada rapat tersebut tampil sebagai narasumber dari Penyelengara Pemilu, Komisioner KPU RI Betty Epsilon Idroos, M.Si dengan materi “Peran KPU Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Bagi Perempuan”, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty,S.Sos.I. MH. dengan materi “Peran Perempuan Dalam Partisipasi Pengawasan Pemilu Serentak Tahun 2024” dan Anggota DKPP RI, Dr. Ratna Dewi Pettalolo, S.H., M.H dengan materi “Peran Perempuan Dalam Pengawasan Penyelenggara Pemilu”.

Sementara, dari Lembaga Pemerintahan, Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dan Kekerasan, Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Anak, Ciput Eka Puriyanti dengan materi “Pencegahan Mobilisasi Anak Dalam Pemilu Serentak Tahun 2024” dan Ketua Bidang Politik KOWANI, Dyah Nita Trihapsari dengan materi “Peran Ormas Perempuan Dalam Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2024”.

Hadir dalam Webinar tersebut, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Maluku Utara, Rahwan K Suamba, Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten Kota serta sejumlah Organisasi Perempuan di Maluku Utara. (PortalMalut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!