Peringati WBD, Dispersip Ternate Ajak Semua Pihak Berkolaborasi untuk Kemajuan Literasi

Peringati WBD, Dispersip Ternate Ajak Semua Pihak Berkolaborasi untuk Kemajuan Literasi

Kick Off World Book Day yang digelar di Benteng Kastela Ternate. (Fot/Agus)

TERNATE, PORTALMALUT.com – Memperingati Hari Buku Sedunia atau World Book Day (WBD), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kota Ternate bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara berkolaborasi menggelar Kick Off World Book Day dengan tema “Jejak Literasi Bumi Rempah: Langkah Nyata Menciptakan Komunitas Kreatif, Cerdas, dan Peduli Lingkungan” yang berlangsung di Pantai Kastela Ternate, Minggu (10/05/26).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate, Johanna Lusje Lethulur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak BI Malut yang telah berkolaborasi dalam melakukan kampanye literasi dan sosialisasi tentang literasi di Kota Ternate.

“Kami dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ternate sangat bersyukur dalam kerja-kerja koordinasi dan kolaborasi, selama tiga tahun ini sudah sangat terbangun dengan baik,” kata Johonna.

Johonna juga menjelaskan bahwa di tahun sebelumnya, pihaknya menggelar bedah buku Sultan Babullah yang di suport langsung oleh BI Malut. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen bersama, dan membangun kerja-kerja kolaborasi, serta membangun ekosistem literasi yang sangat baik antara kedua belah pihak. 

Menurutnya, kegiatan peringatan World Book Day bukan sekedar kegiatan seremoni, melainkan sebagai momentum penting-pengingat untuk semua pihak bahwa betapa besar peran buku untuk peradaban, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta membuka jendela dunia untuk generasi.

“Bagi kami pemilihan tempat sangat tepat dengan tema yang di usung, karena ini juga relate dengan Pemerintah Kota Ternate dalam rangka menyambut Rakernas ke-12 JKPI yang di laksanakan bulan Agustus dengan tema besar Ternate Sebagai Episentrum Kota Rempah Dunia,” ungkapnya.

Pemilihan lokasi di Benteng Kastela yang sangat bersejarah, tentu akan menambah edukasi tentang literasi sejarah yang ada di Kota Ternate. Dan ini menjadi momentum penting di kegiatan Hari World Book Day tahun 2026, ini adalah sebagai gerakan literasi secara masif.

Selain itu, Johanna juga mengajak kepada semua komunitas literasi bahwa, di era perkembangan digital yang sangat pesat ini, membaca buku sangat penting, karena membaca buku bukan cuman sekedar menambah pengetahuan, tetapi juga membagun empati, memperluas empati, dan memperluas sudut pandang. Sehingga menjadi helling di aktifitas yang padat.

“Dari Dinas kami berharap kegiatan ini tidak hanya mudah dalam mengakses informasi secara digitalisasi, ketika di kombain dengan literasi digital dan semuanya tidak  memberikan nilai edukasi. Dan budaya membaca harus di perkuat, agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga menjadi orang yang berpikir kritis, inovatif, dan juga bijaksana,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Malut, Handi Susila menyampaikan harapannya agar di World Book Day tahun 2026 ini literasi harus tumbuh, dan komunitas-komunitas literasi harus harus siap mengahadapi tantangan di masa yang akan datang.

“Sebab dengan literasi dapat menciptakan generasi yang cerdas, kritis, kreatif serta inovatif, sehingga dapat membagun kualitas SDM yang terbaik untuk negara Indonesia dan juga Provinsi Maluku Utara,” katanya.

Sekedar untuk diketahui, peringatan Hari World Book Day ini juga di hadiri oleh Rektor IAIN Ternate, Mewakili Rektor Unkhair, Mewakili Rektor UMMU, dan Plt Kadis DLH Kota Ternate, serta para Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia, Lurah Kastela, dan sejumlah Komunitas Literasi di Kota Ternate. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!