HALSEL, PORTALMALUT.com – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ir. Saiful Turuy, turun langsung ke lokasi kebakaran yang terjadi di jalan raya Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu (20/07/24) sekitar pukul 23:50 Wit.
Kehadiran bupati di tempat kejadian adalah bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa warganya. Bupati ingin melihat langsung kondisi pemedaman api dan memberikan dukungan moral kepada korban.
“Saya mendapatkan kabar duka ini dan langsung turun untuk melihat kondisi musibah kebakaran ini. Saya harap keluarga korban tetap tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini,” ujar Bupati Basam.
”Yang sabar, jangan terlalu banyak berpikir, karena pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam musibah kebakaran ini,” sambungnya.
Pada kesempatan itu juga Bupati Hasan Ali Bassam berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan membantu dalam upaya pemadaman api dan evakuasi para korban. Dirinya memuji semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat, tim pemadam kebakaran, TNI, dan Polri pada saat itu.
“Atas dasar rasa kemanusiaan, semua pihak bahu membahu, berjibaku memadamkan api dan mengevakuasi korban. Atas bantuan Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat, terima kasih kami sampaikan,” ungkap Bupati Halsel.
Untuk itu bupati mengimbau kepada masyarakat Halsel untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran. Ia meminta agar warga selalu memeriksa kondisi di dalam rumah sebelum bepergian, termasuk memastikan kompor gas dan peralatan listrik lainnya dalam kondisi aman.
“Saya mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan kondisi di dalam rumah. Apabila bepergian, harap dicek kembali apakah kompor gas dan lain sebagainya sudah dalam keadaan mati atau aman,” ucap Basam mengakhiri.
Untuk diketahui, kebakaran tersebut bermula dari salah satu kios sembako milik Agama Saleh (60)dari suku Bugis. Informasi yang dihimpun media ini, api diduga bersumber dari pom bensin yang berada didekat lokasi tersebut. Kebakaran ini terjadi diawali dengan percikan api pada saat pengisian bahan bakar di pom bensin tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun Agama Saleh kehilangan satu kios sembako yang habis terbakar. Kebakaran ini juga menyebabkan kerugian materi yang cukup besar, diantaranya beras sebanyak 3 ton, satu unit sepeda motor, dan uang tunai sebesar Rp, 200 juta. **













