TERNATE, PORTALMALUT.com – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman disebut lebih mementingkan agenda Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ketimbang harus fokus untuk mewujudkan visi misi Ternate Andalan terkait pembangunan di tiga wailyah terluar yakni Kecamatan Batang Dua, Kecamatan Pulau Hiri, dan Kecamatan Moti (BAHIM).
Hal ini disampaikan oleh Akademisi Unkhair Ternate, Dr. Muammil Sunan kepada portalmalut.com setelah pembukaan pelaksanaan Festival Sarasehan Istri Wali Kota “RASAIKOTA” APEKSI 2023 yang digelar di Kota Ternate, Senin (02/10/23).
Alumni Doktor Ilmu Ekonomi Univesitas Brawijaya itu juga mempertanyakan manfaat kegiatan Sarasehan yang menghabiskan dana APBD Kota Ternate miliyaran rupah tersebut bagi masyarakat secara langsung. Sementara disisi lain, program di dalam visi misi Pemerintah Ternate Andalan sendiri diabaikan oleh Wali Kota M. Tauhid Soleman.
“Tentunya kegiatan Sarasehan Istri Wali Kota oleh APEKSI memberikan manfaat. Namun, manfaat bagi masyarakat mana dengan gelontorkan dana hingga milyaran rupiah,” tanya Muammil.
Muammil juga mempertanyakan relevansi kegiatan Sarasehan dengan visi misi Pemerintahan Wali Kota, M. Tauhid Soleman tentang pembangunan tiga wailyah terluar menjadi prioritas. Sebab menurutnya, pembangunan di tiga wilayah terluar itu lebih penting daripada harus mementingkan kegiatan Sarasehan.
“Apa kaitannya dengan visi misi Ternate Andalan yang mana kegiatan Sarasehan yang habiskan anggaran milyaran, sementara disisi lain Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM) tidak mendapat perhatian serius dalam pembangunan yang menjadi visi misi wali kota (Faduli BAHIM),” jelasnya.
Tak sampai disitu, Muammil juga mempertanyakan dampak dari kegiatan Sarasehan itu bagi masyarakat dan juga pembangunan yang ada di tiga wailyah terluar (BAHIM).
“Apakah Sarasehan Istri Wali Kota oleh APEKSI memberi dampak bagi masyarakat BAHIM ? Sangat miris kegiatan yang habiskan anggaran hingga milyaran rupiah namun tidak berdampak pada masyarakat dan pembangunan di tiga daerah terluar,” katanya lagi.
Untuk itu menurutnya, anggaran miliyaran rupiah yang digunakan untuk membiayai kegiatan Sarasehan itu harusnya memberikan dampak bagi pemerataan pembangunan dan juga kesejahteraan bagi masyarakat di Kota Ternate.
“Salah satu fungsi pemerintah adalah menyelenggarakan kegiatan pembangunan dan pelayanan sebagai bentuk dari tugas umum pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. **













