Kadis Pendidikan Taliabu Kembali Didemo, KPK & Kejagung Diminta Usut Tuntas Kasus ini

Kadis Pendidikan Taliabu Kembali Didemo, KPK & Kejagung Diminta Usut Tuntas Kasus Ini

Masa SMAK Jakarta saat menggelar aksi di depan KPK RI (foto/ist)

JAKARTA, PORTALMALUT.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Citra Puspasari Mus kembali didemo terkait sejumlah kasus yang ada di Kabupaten Taliabu, aksi ini dilakukan oleh sekelompok aktivis yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Anti Korupsi (SMAK) Jakarta di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI,  Rabu (30/08/23).

Pada kesempatan itu, Kordinator aksi, Rijal Kusnan menyampaikan, ada 9 kasus yang diduga melibatkan Kepala Dinas Pendidikan Taliabu yang merupakan adik kandung dari Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus tersebut. Kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Citra Puspasari Mus ini terjadi ketika masi menjabat Kepala Bagian Umum Setda Taliabu hingga menjabat Kepala Dikbud Taliabu saat ini.

Sejumlah kasus dugaan tindak pidana kurupsi yang diduga dilakukan oleh Citra Puspasari Mus itu diantarnya, Penimbunan Kawasan Pendidikan Dasar Terpadu di Dikbud Taliabu senilai Rp 3 miliar yang pekerjaan di lapangan belum selesai, namun anggarannya sudah dicairkan 100 persen pada saat progres pekerjaan masih 25 persen beberapa bulan lalu.

Massa aksi saat menggelar Unras di depan KPK RI (foto/ist)

Proyek pembangunan Get House di Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara Senilai Rp 1,122 miliar lebih. Proyek Pembangunan Get House di Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur senilai Rp 1,118 miliar yang mangkrak hingga saat ini. Pembangunan RKB SMP Negeri 3 Limbo, Kecamatan Taliabu Barat senilai Rp. 928 miliar pada tahun 2016 yang mangkrak sampai saat ini. Dan sejumlah proyek bangunan sekolah di Taliabu, salah satunya SD Kasango yang diduga mangkrak sampai sekarang.

Selain itu, massa aksi SMAK Jakarta juga menyebut Citra Puspasari Mus saat menjabat Kabag Umum Setda Taliabu juga ada dugaan korupsi Belanja Pengadaan Batik Tradisional senilai Rp 2,107 miliar yang diduga fiktif sesuai temuan BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara No. 15.A/LHP/XIX.TER/5/2018 Tanggal 21 Mei 2018.

Saat menjabat Kabag Umum Setda Taliabu juga Citra Puspasari Mus diduga melakukan tindak pinda korupsi atas masalah tunggakan pajak sebesar Rp 9 miliar yang tak bisa dibayarkan sampai sekarang. Dan juga kasus pencairan APBD senilai Rp 47 miliar yang membuat ketekoran kas daerah Taliabu hingga BPK mengeluarkan Opini Disclaimer atas keuangan daerah Taliabu dalam beberapa tahun terakhir.

Atas deretan kasus korupsi ini, pendomo mendesak KPK RI dan Kejagung RI untuk segara memeriksa Mantan Kabag Umum Setda Taliabu yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pndidikan Talabu, Citra Puspasari Mus. Selain itu, pendemo juga memberikan dukungan terhadap kinerja Kajari Taliabu yang dipimpin Alfred Tasik Palulungan  atas komitmennya memberantas tindak pidana korupsi di kabupaten Pulau Taliabu.

Pendemo juga menyatakan dukungan dan support terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus dan Ramli dalam mendorong perecepatan pembangunan serta memberantas praktek korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu.(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!