TERNATE, PORTALMALUT.com – Dalam rangka menghadapi momen politik seperti saat ini, Lembaga Studi Pemilu dan Demokrasi (LSPD) Maluku Utara kembali mengingatkan kepada Penyelenggara Pemilu baik KPUD dan Bawaslu agar selalu berhati-hati. Penyelenggara harus meletakan independensinya diatas dari semua kepentingan ada, serta menciptakan Pemilu kali ini berjalan secara jujur dan adil.
Selain Penyelengara, Peserta Pemilu yakni Partai Politik beserta para calon DPR, DPD, DRPD juga diminta agar dalam masa-masa kampanye nanti selalu mengedepankan politik gagasan, santun dan baik. Politik yang memecah belah kelompok dan golongan sudah bukan jaman lagi.
“Penyelenggaraan harus jadi wasit yang baik, dan Peserta Pemilu juga harus melakukan pendidikan politik ke masyarakat,” ungkap Direktur LSPD Malut, Alfaraji A Rahman, Kamis (23/11/23).
Tak lupa, mantan Ketua IMM Malut itu juga mengingatkan para Pemilih agar tidak terprovokasi dengan narasi-narasi politik yang dibangun oleh pihak-pihak tertentu, apalagi diiming-imingi dengan uang untuk menentukan pilihan. Sebab hal ini bukan saja merusak demokrasi tapi juga dapat mengakibatkan suatu persoalan yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Masyarakat juga menentukan pilihan sesuai hati nurani, jangan tergiur dengan janji-janji, apalagi telibat melakukan politik uang,” tegasnya.
Yang terakhir Alfaraji mengajak semua pihak untuk mengontrol jalannya pemilihan yang akan dihadapi kali ini demi menciptakan iklim demokrasi yang baik dan bermartabat.
“Tugas Pemilu, adalah tugas kita bersama, maka mari awasi secara bersamaan,” tutupnya. **









