Kasus Perkelahian di IWIP, AMPP-Togamaloka Malut Ancam untuk Bertindak

Kasus Perkelahian di IWIP, AMPP-Togamaloka Malut Ancam untuk Bertindak

Ketua Umum AMPP-Togamaloka Maluku Utara, Muhamad Irham Galela (Fot/Ist)

HALTENG, PORTALMALUT.com – Ketua Asosiasi Mahasiswa Pemuda Pelajar, Tobelo Galela Malifut Morotai Loloda Kao (AMPP-TOGAMALOKA) Maluku Utara, Muhamad Irham Galela angkat bicara terkait inseden penganiayaan terhadap Rafi warga Desa Soakonora, Galela Selatan, Halut yang merupakan karyawan PT IWIP oleh sejumlah pemuda di lokasi perusahaan, pada Rabu (23/10/24).

“Saya turut sedih dengan melihat video sodara saya di pukul oleh beberapa pemuda. Ini bukan pertama kali bahkan berulang kali, dan sodara kami menjadi korban. Tidak primordial dan diskriminatif ini, beberapa bulan lalu sudara kami nyaris korban nyawa, dipotong oleh oknum orang Ambon, kini pemuda Patani,” sesalnya.

Lanjut Irham juga menjelaskan, atas  peristiwa kekerasan yang dialami oleh keluarganya tersebut, sehingga pihaknya melakukan koordinasi untuk membentuk IKB-TOGAMALOKA di Halmahera Tengah dengan harapan bisa mengakomodir seluruh perkembangan informasi pekerja yang ada di PT IWIP.

“Secepatnya di proses oleh pihak Kepolisian Halteng, atau tidak saya akan perintahkan dan tidak menjamin situasi Kamtibmas di lingkar tambang kondusif. Ini bukan ancaman, tapi sebagai peringatan keras karena pemukulan, pembacokn juga tidak ada langkah tegas. Tunggu keluargga saya mati dulu baru bisa ditindaklanjuti ?,” tegasnya mengakhiri.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Subsektor Weda Tengah, Ipda. Abdul Rajak Jauhati menyatakan, para pelaku yang melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Rafi sudah ditangkap, dan saat ini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Halteng.

“Terkait peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan sudah ditangani Reskrim Polres,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, Ipda. Ramli Soleman dikonfirmasi media ini terkait perkembangan kasus pengeroyokan dan penganiayaan di area perusahaan IWIP belum menanggapi hingga berita ini muat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!