Jalan Hai-Air Kalimat Proyek PUPR Taliabu Yang Diduga Fiktif

Jalan Hai-Air Kalimat Proyek PUPR Taliabu Yang Diduga Fiktif

Jalan dari Air Kalimat menuju Desa Hai, Kec. Taliabu Utara (dok/portalmalut)

TALIABU, PORTALMALUT.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diduga membuat proyek fiktif terkait pembangunan jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) penghubung antara Desa Hai menuju Desa Air Kalimat di Kecamatan Taliabu Utara pada tahun 2022 lalu.

Pasalnya, pembangunan jalan Hai-Air Kalimat dengan nilai kontrak Rp. 7,7 milyar lebih menggunakan APBD Tahun 2022 yang dimenangkan oleh CV. Berkat Porodisa pada Agustus 2022 lalu itu hingga kini tidak ada pekerjaan di lapangan.

Salah satu warga Desa Air Kalimat kepada media ini Selasa (15/08/23) mengungkapkan, selama ini tidak ada proses pekerjaan pembuatan jalan dilakukan di Desanya tersebut. Menurutnya, jalan yang ada itu dibuka sebelum Taliabu di mekarkan menjadi sebuah kabupaten.

Jalan Desa Air Kalimat menuju Desa Hai Kec. Taliabu Utara (dok/portalmalut)

“Jangankan papan proyek, orang yang kerja saja tidak terlihat batang hidungnya, bagimana ada pekerjaan,” katanya sembari meminta namanya tidak disebut.

Bahkan dirinya mengaku jika warga yang ada disana sudah pasrah dengan kondisi yang ada. Hal itu dikarenakan, bersuara di pemerintah daerah setempatpun tidak ada respon baik.

“Kami di Taliabu ini kalau melakukan perjalanan lewat laut dan darat sama saja. Tetap dapa gelombang. Jadi gelombang bukan hanya di laut, jalan darat juga seperti lewat ombak-obmbak besar,” katanya.

Jalan dalam pemukiman warga di Desa Air Kalimat (dok/portalmalut)

Sementara itu, Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus tidak berada ditempat alias di luar daerah. Diketahui, Bupati dua periode itu datang ke Taliabu pada waktu bersamaan langsung bertolak meninggalkan Pulau Taliabu dan lebih memilih untuk berdiam diri di ibu kota Jakarta.

“Harapan kami sebagai warga masyarakat tolong Pak Bapati jangan hanya diluar daerah, menetap dan lia pe kitorang lagi. Selain itu, Pak Bupati juga tolong menetap agar tau Kadis PUPR pung kalukuan karna dia so tara butul,” harapnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Kadis PUPR Taliabu, Suprayidno yang selalu berada di laur daerah. Bahkan ketika dikonfirmasi terkait berita ini tidak berada di kantornya alias di laur daerah. Hingga berita ini diturunkan Suprayidno sendiri belum bisa dihubungi. (EL/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!