KATAM Dukung Masyarakat Desa Bobo Tolak PT IMS

KATAM Dukung Masyarakat Desa Bobo Tolak PT IMS

Kordinator KATAM, Muhlis Ibrahim (Fot/Ist)

HALSEL, PORTALMALUT.com – Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara, mendukung penuh penolakan masyarakat Desa Bobo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terhadap kehadiran PT. Intim Mining Sentosa (IMS) yang berencana melakukan penambangan nikel di wilayah mereka.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Kordinator KATAM Malut, Muhlis Ibrahim, Minggu (02/02/25). Menurutnya, penolakan masyarakat Desa Bobo ini didasarkan pada beberapa alasan. Antara lain pencemaran lingkungan, penggusuran sumber penghidupan, dan kerusakan ekosistem.

KATAM menilai, kehadiran PT. IMS nantinya akan membawa dampak negatif bagi masyarakat yang ada Desa Bobo dan lingkungan sekitar.

“Masyarakat Desa Bobo memiliki hak untuk menolak kehadiran PT. IMS, karena kehadiran perusahaan tersebut akan membawa dampak negatif bagi mereka,” tegasnya.

KATAM juga mengkritik Pemerintah Daerah Halmahera Selatan yang dianggap tidak menjalankan fungsinya sebagai fasilitator dan mediator pembangunan.

“Pemerintah Daerah Halmahera Selatan harus mendengar aspirasi masyarakat dan tidak bertindak sepihak dengan mengabaikan keinginan masyarakat,” kata Muhlis.

Untuk itu, Muhlis kembali menegaskan bahwa KATAM Malut mendukung penuh penolakan masyarakat Desa Bobo terhadap kehadiran PT. IMS dan meminta Pemerintah Daerah Halmahera Selatan untuk tidak memberikan izin kepada perusahaan tersebut. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!