TERNATE, PORTALMALUT.com – Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-78, Kamis (10/11/2023), di Maluku Utara berlangsung khidmat.
Sekretaris Daerah Samsuddin A Kadir, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus komandan penaburan bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kuburan Islam, dan Pengaruangan Bunga di laut.
Samsuddin menyampaikan bahwa, tema Hari Pahlawan 2023, yakni “Semangat Pahlawan Untuk Masa Depan Bangsa Dalam memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”, memiliki makna yang mendalam.
“saya kira sesuai dengan tema itu, bahwa hari pahlawan ini perlu diperingati seraya kita juga berupaya untuk memerangi kemiskinan,”ucap Samsuddin kepada rri.co.id, Sabtu (11/11/2023) di Ternate.
Selain itu, hal yang pokok adalah memaknai hari pahlawan itu untuk mengenang jasa-jasa para pejuang yang telah gugur mendahului kita.
Untuk itu, lanjut mantan Pj. Bupati Pulau Morotai ini, momentum Hari Pahlawan harusnya merefresh kembali nasionalisme dan pejuang untuk memerangi hal-hal yang menjadi musuh bersama seperti kemiskinan, dan kebodohan.
“Oleh karena itu marilah kita bergandeng tangan (sinergi) semua stakeholder, masyarakat dan pemerintah untuk bagaimana memerangi kemiskinan,”ungkapnya.
Ucapan orang nomor tiga di Pemprov Malut ini tentu sangat beralasan, sebab kemiskinan di wilayah tersebut meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, jumlah penduduk miskin di Maluku Utara per Maret 2023 mencapai 83,80 ribu orang.
Angka ini tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,66 ribu orang jika dibandingkan bulan September 2022. Sementara jika dibandingkan dengan Maret 2022, jumlah penduduk miskin pun naik sebanyak 3,93 ribu orang. **













