TERNATE, PORTALMALUT.com – Sejumlah elemen mashasiswa yang tergabung dalam Koalisi Selematkan Kampung Sagea (SEKA) saat menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan Rumah Dinas Gubernur Maluku Utara (Malut) dan mendesak untuk bertemu langsung dengan Gubernur Abdul Gani Kasuba diminta kembali lagi dalam waktu dua hari kedepan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif Malut, Tahmid Wahab saat mewakili Pemprov Malut dalam hering dengan massa aksi usai keos dengan aparat keamanan, Senin (18/09/23) sekitar pukul 16:00 WIT.
Kata Tahmid, Gubernur Abdul Gani Kasuba saat ini tidak berada di tempat. Menurutnya, gubernur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Fachrudin Tukuboya bersama pihak terkait sementara berada di Jakarta dalam rangka upaya untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di Sagea.
Baca Juga: Gara-gara Mau Bertemu Gubernur, Pendemo dan Aparat Sampai Baku Pukul
“Sementara Pak Gubernur dan DLH serta beberapa dinas terkait ada agenda di Jakarta, nanti dua hari kemudian mereka balik dari Jakarta kalian bisa datang kembali dan pertanyakan hasil pertemuan di Jakarta,” kata Tahmid.
Sementara itu, menanggapi apa yang disampaikan oleh Pemprov Malut itu salah satu massa aksi yakni Rifya Rusdi yang juga dari Desa Sagea menyampaikan, dirinya bersama Aliansi SEKA akan datang kembali untuk menagih apa yang sampaikan oleh Pemrov Malut dalam hering tersebut.
“Saya dan teman-teman Aliansi akan datang kembali, menagih apa yang dijanjikan Kadis Pariwisata untuk bisa duduk bersama gubernur dan kadis DLH terkait kejelasan kasus Sagea,” ungkapnya. **













